KASUS COVID-19 KALSEL MENINGKAT TAJAM, JUSTRU PERTANDA BAIK

Perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Kamis (18/6/2020).

Kabarkalsel.com – Jangan kaget jika kasus terus melonjak tajam. Artinya, pembacaan sampel sudah berangsur lancar dan tracking tracing oleh petugas epidemologi di lapangan sangat aktif.

Bahkan tidak salah jika gugus tugas memprediksi Kalsel nanti bisa sampai 3.000 hingga 4.000 angka positif.

Buktinya, hari ini saja ada tambahan positif Covid-19 sebanyak 118 orang, sehingga total di Kalsel data per Kamis (18/6/2020) menjadi 2.326.

Dari data sebanyak itu, sebanyak 1.825 orang yang dirawat atau dikarantina khusus. Dilaporkan pula ada 351 orang sembuh dan yang meninggal 150 kasus.

Jika ditelaah lagi, dari tambahan 118 orang ini berasal dari Kabupaten Kotabaru 14 orang , Kabupaten Banjar 24 orang, Kabupaten Barito Kuala 1 orang , Kabupaten Tapin 2 orang , Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) 2 orang . Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 10 orang , Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 10 orang , Kabupaten Tabalong 2 orang . Kabupaten Balangan 12 orang , Kota Banjarmasin 24 orang dan Kota Banjarbaru 17 orang.

Adapun pasien Covid-19 sembuh sebanyak 15 orang berasal dari karantina khsusus Kabupaten Kotabaru 10 orang , Kabupaten Banjar 1 orang . Kabupaten HSS 2 orang dan Kabupaten HST 2 orang.

Sementara, pasien Covid-19 meninggal sebanyak 7 orang, semuanya berasal dari Kota Banjarmasin (masing-masing meninggal pada 22 Mei , 25 Mei , 30 Mei , 31 Mei, 2 Juni dan 8 Juni 2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel memanfaatkan beberapa gedung sebagai pusat karantina, yaitu Gedung Diklat Ambulung dan Gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) semua berada di Kota Banjarbaru.

Bahkan GTPP COvid-19 Kalsel sudah meminang Asrama Haji Banjarbaru untuk menjadi tempat karantina khusus.

Wakil Ketua Harian Tim GTPP Covid-19 Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan, saat ini Gedung BPSDMD Kalsel di Jalan Panglima Batur Banjarbaru juga diaktifkan sebagai pusat karantina.

“Untuk Asrama Haji sedang dipasang AC sebanyak 51 unit, sehingga baru 30 orang bisa masuk dan gedung itu akan dijadikan pusat karantina pekan depan,” urai Hanif di Banjarmasin kemarin.

Sebenarnya, gedung-gedung belakang di kompleks Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin sudah bisa ditempati. Tetapi untuk meminimalisasi pekerjaan, saat ini orang-orang positif Covid-19 masih ditempatkan di Gedung Diklat Ambulung dan Gedung BPSDMD Kalsel.

Terkait tambahan kasus postif, Hanif berharap masyarakat tidak terkejut. Sebab diperkirakan akan nambah dan sampai 3.000 hingga 4.000 kasus positif.

“Karena itu, pemerintah provinsi menyiapkan tambahan tempat tempat karantina, termasuk rencana di Asrama Haji Banjarbaru,” pungkas Hanif.

BAGIKAN INI
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •