Bus Listrik Trans Banjarbakula Segera Mengaspal, Berikut Rute dan Tarifnya
Pelanggan Trans Banjarbakula segera merasakan sensasi baru dengan kehadiran armada listrik mulai 1 Oktober 2026.
KABARKALSEL.COM, BANJARBARU - Pelanggan Trans Banjarbakula segera merasakan sensasi baru dengan kehadiran armada listrik mulai 1 Oktober 2026.
Tersedia 3 armada listrik yang disiapkan. Namun dalam tahap awal, Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan hanya mengoperasikan 1 unit untuk menguji layanan dan rute.
“Hanya 1 unit yang beroperasi dalam tahap awal. Kemudian sekitar pertengahan Oktober atau November 2026, kami mengoperasikan 2 unit tambahan,” papar Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi, Senin (28/09/2026).
Oleh karena masih dalam tahap uji coba, rute armada listrik Trans Banjarbakula dibuat lebih sederhana untuk memastikan layanan dapat berjalan dengan baik.
Semula bus listrik akan melewati sejumlah ruas jalan di Banjarmasin, termasuk GOR Hasanuddin HM. Namun rencana ini disesuaikan lagi dengan pertimbangan kondisi sejumlah jembatan yang belum memadai untuk dilalui bus berukuran besar.
“Selama masa uji coba, bus listrik akan melayani rute Terminal Pal 6 Banjarmasin–Jalan Ahmad Yani–Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru,” jelas Fitri.
Rute tersebut merupakan salah satu jalur penting yang menghubungkan Banjarmasin dan Banjarbaru, sehingga pengoperasian bus listrik dapat menambah kapasitas angkut di koridor dengan tingkat mobilitas penumpang tinggi.
Penambahan bus listrik bukan sekadar menghadirkan armada dengan teknologi berbeda. Dishub Kalsel juga berusaha menyelesaikan persoalan waktu tunggu penumpang yang masih terjadi selama jam-jam tertentu.
Adapun tarif masih tetap Rp5.000 untuk sekali perjalanan. Selain tarif reguler, Dishub Kalsel juga menyiapkan Tarif Papadaan atau skema yang memungkinkan layanan transportasi publik antarkoridor menjadi lebih terintegrasi.
Melalui tarif terintegrasi, penumpang dapat berpindah dari Trans Banjarbakula ke Trans Banjarmasin maupun Trans Banjarbaru tanpa harus membayar tarif secara terpisah.
Sementara untuk tarif berlangganan, pembayaran akan disiapkan melalui aplikasi Aksel by Bank Kalsel. Sedangkan skema Tarif Papadaan mulai diterapkan 8 Oktober 2026, atau sekitar sepekan setelah bus listrik Trans Banjarbakula beroperasi.
Sebelum bus listrik mengaspal, Trans Banjarbakula juga lebih dulu menghadirkan layanan khusus penumpang perempuan.
Terhitung sejak 17 September 2026, sebanyak 2 unit armada masing-masing TB1 A13 dan TB1 B13 ditetapkan sebagai bus khusus perempuan. Kedua bus ini dikenali melalui tulisan ‘ Bus Khusus Perempuan’ dan nomor lambung.
Memiliki total 188 halte dan 78 armada, Trans Banjarbakula sendiri beroperasi dengan keberangkatan pertama pukul 04.45 Wita dan keberangkatan terakhir pukul 19.30 Wita dengan empat koridor.
Koridor 1A dan 1B meliputi Terminal Gambut Barakat–Terminal Induk Kilometer 6–Terminal Simpang Empat Banjarbaru dengan sejumlah halte seperti Indo Grosir, UNI Antasari, RSUD Ulin, SMPN 1 Martapura, Polda Kalsel, dan Universitas Lambung Mangkurat.
Kemudian Koridor III melayani rute Terminal Induk Kilometer 6 dengan halte di antaranya Universitas Sari Mulia, RSUD H Moch Ansari Saleh, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Kompleks Griya Permata, hingga Kantor Kecamatan Anjir Muara.
Sementara Koridor IV melayani rute Terminal Gambut Barakat dengan sejumlah halte, antara lain SDN Landasan Ulin Selatan, PT Indofood, SMA Negeri 1 Bati-Bati, dan Gunung Raja.

