PSBS Biak Tidak Pernah Menang, Barito Putera Pantang Meremehkan Lawan
Peluang Barito Putera melanjutkan tren kemenangan cukup terbuka, mengingat lawan yang dihadapi selanjutnya dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 adalah PSBS Biak.
KABARKALSEL.COM, SOLO – Peluang Barito Putera melanjutkan tren kemenangan cukup terbuka, mengingat lawan yang dihadapi selanjutnya dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 adalah PSBS Biak.
Pertandingan Barito Putera melawan PSBS Biak dijadwalkan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (23/10/2026) pukul 20.00 Wita.
Bermodal dua kemenangan beruntun atas Persiba Balikpapan dan De Red FC dengan skor identik 2-0, Laskar Antasari berkesempatan menjaga momentum positif bersama pelatih anyar Djadjang Nurdjaman.
"Untuk menghadapi PSBS, tentunya kami siap karena sudah melakukan persiapan dengan cukup baik. Semua pemain yang dibawa tidak terkendala apapun," ungkap Djadjang.
"Kami menyadari dalam posisi yang cukup bagus untuk menjaga tren positif. Terlebih dalam 2 pertandingan terakhir kami bisa meraih 6 poin dan mudah-mudahan bisa berlanjut," imbuhnya.
Berhitung di atas kertas, Barito Putera memiliki modal lebih baik dibandingkan PSBS. Setelah 6 pertandingan berlalu, Laskar Antasari mengoleksi 10 poin dengan catatan 3 kemenangan, sekai imbang dan 2 kekalahan.
Sementara PSBS Biak masih berjuang keluar dari keterpurukan. Badai Pasifik belum meraih kemenangan dan telah menelan 6 kekalahan beruntun.
Catatan kebobolan PSBS juga menjadi sorotan. Mereka telah kemasukan 35 gol dan baru mencetak 2 gol, sehingga memiliki selisih gol minus 33.
"Kami ingin melanjutkan tren positif dengan tetap respect dan tidak underestimate kepada PSBS yang sampai sekarang belum bisa meraih kemenangan," tegas Djadjang.
Berita Terkait:
Pernah Dipecat Barito Putera, Kini Djadjang Nurdjaman Kembali Bawa Misi Baru
Barito Putera Lanjutkan Tren Kemenangan, Jarak ke Puncak Klasemen Menipis
"Menganggap enteng lawan adalah hal yang tabu dan jangan dilakukan oleh pemain, karena sikap ini akan mengganggu performa sendiri," sambungnya.
Pertandingan melawan PSBS sendiri menjadi bagian dari proses awal Djadjang Nurdjaman bersama Barito Putera. Faktanya mantan pemain dan pelatih Persib Bandung ini baru 3 hari bersama Bayu Pradana cs.
"Saya baru bergabung dengan para pemain. Alhamdulillah mereka antusias berlatih bersama saya. Pun penampilan dalam 2 pertandingan terakhir sudah cukup baik, sehingga saya tinggal meneruskan dan menambakl kekurangan," tukas Djadjang.
Kendati unggul statistik di musim 2026/2027, Barito Putera memiliki catatan pertemuan yang kurang menggembirakan dengan PSBS Biak. Dua kali bertemu di Liga 1 musim 2024/2025, seluruh pertandingan berakhir dengan kemenangan PSBS.
Ketika pertama kali bertemu, Barito Putera harus mengakui keunggulan PSBS dengan skor telak 0-3 melalui gol-gol Jeam Kelly Sroyer, Abel Arganaraz dan Williams Lugo.
Kemudian dalam pertemuan kedua, Laskar Antasari kembali kalah dengan skor 1-2. Abel Arganaraz membuka keunggulan PSBS, disusul gol Alexsandro Ferreira. Barito Putera baru memperkecil ketertinggalan melalui penalti Murilo Mendes.
Catatan head to head tersebut dapat menyemangati PSBS dalam upaya meraih kemenangan perdana, sekaligus mempertegas hegemoni atas Barito Putera.
"Barito Putera merupakan salah satu klub tangguh yang didukung pemain berkualitas, termasuk legiun asing. Mereka juga baru saja mengalahkan Persiba Balikpapan dan De Red," sahut pelatih Miskardi Hamin
"Untuk mengimbangi mereka, kami berusaha memaksimalkan sisi-sisi lapangan yang kosong untuk counter attack. Kami juga melakukan persiapan seperti biasanya dan telah menganalisis video-video pertandingan Barito Putera," tutupnya.



