Barito Putera Geser Deltras FC dari Puncak Klasemen Usai Tekuk Persis Solo
Kendati hanya sementara, Barito Putera akhirnya merebut puncak klasemen Grup B Pegadaian Championship 2026 seusai menundukkan Persis Solo dengan skor 2-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (30/10/2026).
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Kendati hanya sementara, Barito Putera akhirnya merebut puncak klasemen Grup B Pegadaian Championship 2026 seusai menundukkan Persis Solo dengan skor 2-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (30/10/2026).
Didukung penuh suporter sendiri, Barito Putera langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Sementara Persis Solo tampak lebih fokus menjaga pertahanan.
Serangan yang dibangun Bayu Pradana cs langsung membuahkan hasil di menit 5. Renan Alves mencatatkan gol pembuka, seusai memanfaatkan assist Murilo Mendes.
Gol tersebut diawali umpan terobosan Kodai Nagashima kepada Murilo Mendes. Lepas dari jebakan offside, Murilo mengumpan kepada Renan Alves di kiri dalam kotak penalti yang kemudian menyontek bola ke gawang.
Persis berusaha merespons melalui situasi sepak pojok di menit 10, tetapi belum menghasilkan gol. Ancaman berikutnya terjadi di menit 12 melalui tendangan Feby Eka dari luar kotak penalti.
Dalam upaya menyamakan kedudukan, justru Persis kembali kecolongan di menit 14 melalui kerja sama apik Korneles Howay dan Murilo Mendes.
Korneles Howay meliuk-liuk di pertahanan lawan, lalu memberikan umpan terobosan yang langsung dikejar Murilo Mendes. Setelah terlepas sendirian di kotak penalti, Murilo melepas sepakan mendatar yang melewati sela kaki kiper Pualam Bahari.
Memasuki menit 24, Persis mencoba peruntungan melalui tendangan bebas Vinicius Duarte yang kemudian melintas tipis di atas mistar. Beberapa detik kemudian, tendangan Ahmad Mujadid mudah diamankan kiper Satria Tama.
Barito juga beberapa kali membangun serangan berbahaya, termasuk melalui aksi individu Aditia Nur Mahpud dari tengah lapangan di menit 36 yang diteruskan kepada Muhammad Aimar.
Akan tetapi penyelesaian akhir Aimar dengan kaki kanan dapat ditepis Pualam Bahari dan membentur tiang kiri gawang, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Selepas turun minum, permainan lebih berimbang. Peluang Barito kembali hadir menit 56 melalui tendangan Korneles Howay yang masih sedikit melebar.
Persis Solo akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan melalui gol Saldi Amiruddin di menit 78, setelah memanfaatkan umpan terobosan lambung Vinicius Duarte.
Gol tersebut sebenarnya bisa dihindari Barito Putera, seandainya tidak terjadi miskomunikasi antara Renan Alves dan Satria Tama ketika menghadapi tekanan lawan.
Sebelum Saldi menyepak bola dalam kawalan Renan Alves, tampak Satria Tama sedikit keluar dari gawang. Akibatnya Saldi cukup leluasa melob bola, sehingga melewati jangkauan Satria Tama.
Gol tersebut membuat Persis semakin agresif dengan lebih banyak menguasai bola dan membangun serangan melalui umpan terobosan, umpan silang, dan percobaan tendangan jarak jauh.
Ketegangan meningkat di menit 89, ketika Persis memprotes dugaan handball pemain lawan dan meminta wasit meninjau VAR. Namun setelah berkomunikasi dengan petugas VAR, wasit memutuskan tidak melakukan peninjauan ulang.
Tepat di menit 90+3, peluang terakhir Persis membikin jantung Barito Mania berdegub kencang. Untungnya sepakan Vinicius Duarte dari luar kotak penalti mampu ditangkap Satria Tama.
Kememangan tersebut mengangkat Barito Putera dari posisi kelima ke puncak klasemen sementara dengan 16 poin. Laskar Antasari menggeser Deltras FC yang mengoleksi 15 poin, tetapi memiliki pertandingan lebih sedikit.



