Bantuan BBM Mengalir untuk Relawan, Ketua DPRD Batola Prihatin Terhadap Dampak Karhutla
Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh relawan pemadam kebakaran kembali mendapat dukungan Pemkab dan Badan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Barito Kuala (Batola).
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh relawan pemadam kebakaran kembali mendapat dukungan Pemkab dan Badan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Barito Kuala (Batola).
Bantuan berupa 5.000 liter BBM, oksigen, vitamin dan masker itu diserahkan langsung Bupati H Bahrul Ilmi kepada Kerukunan Redkar Bakula di Kantor Kecamatan Alalak, Selasa (22/09/2026) sore.
Penyaluran bantuan juga disaksikan antara lain Ketua DPRD Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Andrianto Budi Santoso, Kapolres AKBP Susilawati, dan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Selamat Riyanto.
Tercatat sekitar 75 unit relawan pemadam aktif yang tergabung dalam Kerukunan Redkar Bakula, sekaligus terlibat dalam penanggulangan karhutla di berbagai kecamatan.
Sementara kalau dikonversikan berdasarkan nilai bantuan, dukungan BBM tersebut setara sekitar Rp1 juta untuk setiap unit relawan.
“Apresiasi kepada Pemkab dan Baznas Batola yang telah menyalurkan bantuan kepada relawan pemadam kebakaran melalui Kerukunan Redkar Bakula,” ungkap Ayu.
“Kami sekaligus berharap hujan segera turun, karena karhutla dan kekeringan yang ditimbulkan telah banyak berdampak terhadap masyarakat. Kami juga ikut prihatin, mengingat situasi serupa tidak hanya terjadi di Batola,” imbuhnya.
Mengutip data sementara Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Batola, karhutla di antaranya telah melalap 5.638 batang pohon jeruk, 1 hektare padi, 425 rumpun pisang dan 49 pohon rambutan.
“Banyak kerugian yang dialami masyarakat seperti padi siap panen dan tanaman buah-buahan lain yang terbakar. Kemudian asap sangat mempengaruhi kesehatan, terutama usia rentan. Belum lagi krisis air bersih yang dapat memicu muntaber,” beber Ayu.
Sementara Bahrul Ilmi menambahkan bantuan tersebut berasal dari hasil penggalangan dana terbuka Baznas Batola melalui tautan donasi yang disebarluaskan melalui media sosial. Selanjutnya terkumpul dana sekitar Rp35 juta.
“Mudahan dengan bantuan BBM, pemadaman karhutla dapat semakin optimal. Tentunya penanggulangan karhutla membutuhkan kebersamaan, kerja keras, dan koordinasi yang baik dari seluruh unsur,” ungkap Bahrul.
“Dukungan terhadap para relawan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat di lapangan,” tutupnya.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan praktik penggunaan oksigen yang diberikan Dinas Kesehatan Batola kepada para relawan.
Praktik bertujuan memberikan pemahaman secara langsung mengenai cara penggunaan oksigen yang benar, khususnya ketika menghadapi gangguan pernapasan akibat paparan asap.

