Jabatan Kepala BPBD Batola Berganti di Tengah Status Tanggap Darurat Karhutla
Nyaris berbarengan dengan perpanjangan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Barito Kuala (Batola) H Bahrul Ilmi merotasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rabu (04/11/2026).
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Nyaris berbarengan dengan perpanjangan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Barito Kuala (Batola) H Bahrul Ilmi merotasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rabu (04/11/2026).
Mirwan Efendi Siregar yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut, dirotasi untuk menduduki Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
Dalam kesempatan yang sama, Bahrul Ilmi juga melantik Saberi Thanoor sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).
Sebelum dilantik menjadi Kepala Disperkim, Saberi menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang sekarang ditempati Mirwan.
"Ini (pelantikan) merupakan salah satu bentuk penyegaran supaya semangat dan kinerja lebih positif lagi. Pelantikan juga menyesuaikan situasi dan kondisi," ungkap Bahrul Ilmi seusai pelantikan.
"Kami menginginkan semua pejabat lebih fokus kepada tugas dan fungsi, sehingga target-target bisa berjalan dengan baik. Intinya Batola jangan sampai tertinggal dari kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan," sambungnya.
Setelah pelantikan tersebut, Kepala BPBD Batola akan dipercayakan kepada pelaksana teknis (plt) sampai proses lelang jabatan selanjutnya.
Diketahui sebelum penggantian Kepala BPBD, Pemkab Batola telah menetapkan perpanjangan status tanggap darurat karhutla hingga 10 November 2026.
Keputusan tersebut merupakan hasil rapat evaluasi dan tindak lanjut penanganan karhutla, Selasa (03/11/2026) di Aula Bahalap Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Batola.



