Dikejar Thailand hingga Extra Time, Timnas Indonesia Juarai FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia berhasil menjuarai Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (05/10/2026) malam.

Oct 5, 2026 - 23:56
Oct 5, 2026 - 17:00
Dikejar Thailand hingga Extra Time, Timnas Indonesia Juarai FIFA ASEAN Cup 2026
Selebrasi Timnas Indonesia seusai mencetak gol pertama ke gawang Thailand dalam pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (05/10/2026) malam. Foto: Bola

KABARKALSEL.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia berhasil menjuarai Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (05/10/2026) malam.

Didukung puluhan ribu suporter sendiri, Indonesia bermain cukup agresif. Peluang pertama dicatatkan Luke Vickery di menit 3, tetapi masih bisa diantisipasi kiper Nattapong Sayriya.

Kemudian di menit 8, bola hasil tendangan Mitchell Baker juga masih bisa dimentahkan Nattapong Sayriya. Semenit berselang upaya Ole Romeny juga belum berhasil.

Indonesia nyaris memecahkan kebuntuan, seandainya tendangan keras Calvin Verdonk di menit 32 tidak sedikit melebar di samping kiri gawang.

Awal babak kedua, tepatnya di menit 46, Thailand sedikit mengejutkan pertahanan Indonesia melalui sundulan Supachai Chaided.

Selanjutnya Indonesia kembali menguasai permainan. Situasi semakin menguntungkan di menit 81, setelah Nicholas Mickelson mendapat kartu merah akibat menjatuhkan Ole Romeny di di dekat kotak penalti.

Akhirnya di menit 84, Timnas Indonesia mencetak gol di menit 84 melalui skema tendangan bebas Dean James yang sempat membentur pemain pengganti Iklas Sanron.

Akan tetapi keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Ilkas Sanron menyamakan kedudukan di menit 87, setelah memanfaatkan bola lambung ke tiang jauh. 

Pertandingan berakhir dengan skor 1-1 dan berlanjut hingga babak perpanjangan waktu. Sepanjang 15 menit pertama, Indonesia mencoba terus menyerang, tetapi Thailand bertahan dengan kompak.

Sementara di babak perpanjangan waktu kedua, Thailand kembali di atas angin berhat gol Peeradol Chamrasamee di menit 111. Gol ini tercipta akibat kesalahan di pertahanan Timnas Indonesia.

Akan tetapi Indonesia belum selesai. Tepat di menit 116, Elkan Baggot membawa Garuda Khatulistiwa menyamakan kedudukan seusai menerima umpan pemain pengganti Rizky Ridho.

Babak extra time pun berakhir dengan skor 2-2, sehingga pemenang pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Kevin Diks menjadi penendang pertama Timnas Indonesia bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Demikian pula Manuel Bihr dari Thailand.

Dean James membawa Indonesia memimpin lagi, kendati masih mampu disamakan Waris Chool Thong yang menjadi penendang kedua Thailand.

Elkan Baggott juga sukses menjadi penendang ketiga Timnas Indonesia. Sebaliknya Thailand mulai tertekan, karena sepakan Sarach Yooyen membentur tiang gawang.

Shayne Pattynama yang bermain di babak kedua, mencetak gol keempat Timnas Indonesia. Lantas Emil Audero menjadi penentu kemenangan, seusai menepis tendangan Nattapong Sayriya.

Dengan skor 4-2, Timnas Indonesia pun mengakhiri penantian selama 35 tahun untuk mendapatkan gelar juara. Sementara gelar terakhir yang diperoleh di level senior adalah medali emas SEA Games 1991.

Selanjutnya Indonesia berulang kali gagal menjadi juara. Bahkan di Piala AFF, hanya 6 predikat runner up yang pernah diraih. Thailand hampir selalu menjadi penjegal, karena tercatat empat kali menjungkalkan Indonesia di final.

Memang Timnas Indonesia pernah kembali meraih medali emas SEA Games 2023. Namun cabang sepak bola di pesta olahraga Asia Tenggara ini sudah diperuntukkan pemain-pemain U-23.