Identitas 16 Korban KM Virgo Transport 8 Terungkap, DVI Masih Identifikasi 29 Jenazah

Proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 terus dilakukan Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan. Terbaru sebanyak 16 jenazah berhasil diidentifikasi yang terdiri dari 15 laki-laki dan 1 perempuan.

Sep 28, 2026 - 23:50
Sep 29, 2026 - 00:50
Identitas 16 Korban KM Virgo Transport 8 Terungkap, DVI Masih Identifikasi 29 Jenazah
Pusdokkes Polri dan DVI Polda Kalimantan Selatan kembali menggelar press release terkait hasil identifikasi jenazah korban KM Virgo Transport 8. Foto: Polsek Banjarmasin Timur

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 terus dilakukan Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan. Terbaru sebanyak 16 jenazah berhasil diidentifikasi yang terdiri dari 15 laki-laki dan 1 perempuan.

Korban yang berhasil diidentifikasi adalah Tri Sutrisno asal Kediri, Rizki Ananta asal Kudus, Guntur Aji Pangestu asal Surakarta, Triyono Basuki asal Surabaya, Tihwin Nuryanto asal Madiun, dan Sugianto asal Banjarmasin.

Kemudian Ilham Mukhamad Rojab asal Jepara, Yuli Purwanto asal Tulungagung, Mochamad Cholis asal Surabaya, dan Surono asal Jombang.

Berikutnya Muhammad Adam Assegaf asal Kudus, Susanto asal Blitar, Maolana Purwa Wibowo asal Cilacap, Yaya Carya asal Cirebon, Bambang Setya Budi asal Malang, dan Wati asal Pangandaran.

“Dengan demikian, total korban yang telah teridentifikasi sebanyak 41 orang,” papar Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Nur Khamid, dalam press release di Banjarmasin, Senin (28/06/2026) malam. 

Meski 16 korban kembali teridentifikasi, pekerjaan DVI belum selesai. Sebanyak 29 jenazah lain harus diidentifikasi dari total 70 jenazah korban KM Virgo Transport 8 yang telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin.

"Kami melakukan pemeriksaan untuk mempercepat proses identifikasi, sehingga keluarga korban dapat segera memperoleh kepastian," tegas Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan 

“Beberapa keluarga juga telah hadir langsung dan menerima jenazah yang telah teridentifikasi untuk proses pemulangan,” sambungnya.

Sementara Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri memastikan proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 terus berjalan, termasuk di akhir pekan.

“Sabtu dan Minggu tetap bekerja. Ini komitmen kami untuk mengoptimalkan proses identifikasi agar bisa cepat,” papar Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati.

"Memang proses identifikasi tidak selalu dapat dilakukan dengan cepat. Kondisi sebagian jenazah yang sulit dikenali membuat kami harus menggunakan sejumlah metode pemeriksaan," tambahnya.

Langkah awal identifikasi adalah pemeriksaan sidik jari. Namun apabila sidik jari korban sudah tidak dapat digunakan, DVI akan mengandalkan pemeriksaan gigi, ciri medis, dan properti yang ditemukan bersama jenazah.

Sejumlah properti seperti dompet dan tas selempang juga ditemukan melekat di fisik korban dan kemudian dikenali oleh keluarga.

"Seluruh temuan tersebut selanjutnya dicocokkan dengan data antemortem yang diserahkan keluarga untuk memastikan kesesuaian identitas," tutup Hidayati.