Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Berlanjut, 10 Jenazah Kembali Diidentifikasi

Sebanyak 10 korban meninggal dunia dalam tragedi KM Virgo Transport 8 kembali berhasil diidentifikasi Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan, Rabu (30/09/2026) malam.

Sep 30, 2026 - 21:58
Sep 30, 2026 - 21:58
Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Berlanjut, 10 Jenazah Kembali Diidentifikasi
SAR gabungan mengevakuasi 1 jasad KM Virgo Transport 8 yang baru ditemukan dan dievakuasi ke RS Sukamara, Rabu (30/09/2026). Foto: Basarnas

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 10 korban meninggal dunia dalam tragedi KM Virgo Transport 8 kembali berhasil diidentifikasi Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan, Rabu (30/09/2026) malam.

10 korban yang berhasil diidentifikasi terdiri atas 8 laki-laki dan 2 perempuan. Dengan demikian, sebanyak 51 orang telah diidentifikasi dari total 74 jenazah yang telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin.

“Proses identifikasi oleh DVI menyelesaikan pencocokan 10 jasad korban hingga identitas diketahui,” papar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid di RS Bhayangkara Banjarmasin.

8 korban laki-laki masing-masing Mohamat Sholeh asal Grobogan, Gondham Prakoso asal Jombang, Nasib asal Labuhanbatu Utara, dan Doddy Soemarno asal Ngawi.

Kemudian Jevon Joechelin Jotham asal Karanganyar, Aman Rahmandana asal Ogan Komering Ulu Timur, Yudhiarisandi asal Surabaya, dan Danang Heriyanto asal Boyolali.

“Sementara 2 korban perempuan yang berhasil diidentifikasi adalah Sutila asal Sumenep, dan Erna asal Tapin,” beber Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan.

“Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan sejumlah data korban. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan primer berupa data gigi, serta data sekunder berupa ciri medis dan properti yang melekati korban,” tambahnya.

Di tengah proses identifikasi, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat sebanyak 186 orang telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes kapal.

Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan 78 orang meninggal dunia. Masih terdapat 57 korban yang dalam proses pencarian. Terakhir ditemukan 4 jasad oleh unsur SAR gabungan darat di Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Barat.

1 jasad ditemukan di Pantai Lunci, Sukamara, sekitar pukul 02.07 Wita. Jasad kemudian dievakuasi ke RSUD Sukamara untuk penanganan dan proses identifikasi lebih lanjut.

Kemudian pukul 12.57 Wita, Kantor SAR Palangka Raya menerima informasi mengenai sebuah life craft di Natai Kuini, Kabupaten Ketapang, atau berjarak sekitar 7 mil laut dari Sukamara.

Beberapa jam kemudian, ditemukan 3 jasad di Sungai Teruntum, Kecamatan Sungai Hilir, Seruyan, sekitar pukul 14.30 Wita.