Identitas 12 Korban KM Virgo Transport 8 Terungkap, 8 Di antaranya Lewat Tes DNA
Penantian keluarga korban KM Virgo Transport 8 kembali menemukan titik terang. Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan mengidentifikasi 12 jenazah yang terdiri atas 11 laki-laki dan 1 perempuan.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Penantian keluarga korban KM Virgo Transport 8 kembali menemukan titik terang. Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan mengidentifikasi 12 jenazah yang terdiri atas 11 laki-laki dan 1 perempuan.
Identifikasi dilakukan terhadap jenazah hasil evakuasi dalam beberapa hari terakhir. Dengan demikian, identitas 63 dari 80 jenazah yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin berhasil diketahui.
12 korban tersebut adalah Yudis Tri Kurniawan asal Sidoarjo, Tigi Dadang Prayugi asal Surabaya, Jarot Setiawan asal Blitar, Sulisman asal Malang, Kumaedi asal Kudus, dan Aji Albani asal Pesawaran.
Selanjutnya M Syahril asal Barito Kuala, Imam Buhari asal Banjarmasin, Zaenal Walad Husen asal Karawang, Iyus asal Garut, M Taufiq asal Malang, dan Marsiti asal Banjarnegara.
Dari 12 korban, sebanyak 8 di antaranya berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Laboratorium DNA Rumah Sakit Polri di Jakarta Timur.
Mereka adalah Yudis Tri Kurniawan, Tigi Dadang Prayugi, Sulisman, Kumaedi, Aji Albani, M Syahril, Imam Buhari, dan Zaenal Walad Husen.
"Total 8 korban sudah teridentifikasi melalui pemeriksaan sampel DNA," papar Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti dalam press release di Banjarmasin, Jumat (02/10/2026).
Sebelumnya DVI mencocokkan profil DNA korban dengan sampel pembanding dari keluarga atau data ante mortem.
“Tes DNA adalah langkah terakhir ketika jasad tidak bisa diketahui hanya dengan ciri medis ataupun properti. Namun tes ini membutuhkan waktu cukup lama hingga hasil diketahui,” tukas Sumy.
"Korban yang teridentifikasi berkat tes DNA merupakan pengiriman kloter pertama ke Laboratorium DNA beberapa waktu lalu," sambungnya.



