Hujan 11 Gol di Stadion 17 Mei, Barito Putera Gagal Promosi ke Super League
Dipastikan Barito Putera gagal promosi ke Super League, sekalipun menang 8-3 atas Persipal Palu di matchday terakhir Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (03/05/2026).
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Dipastikan Barito Putera gagal promosi ke Super League, sekalipun menang 8-3 atas Persipal Palu di matchday terakhir Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (03/05/2026).
Barito Putera unggul cepat melalui gol Erwin Gerard di menit 4. Pemain muda ini melepas sepakan dari luar kotak penalti, setelah menerima umpan silang Ferdiansyah.
Kemudian di menit 9, Barito Putera nyaris menggandakan keunggulan seandainya backheel Alexsandro Fereira tidak melebar seusai menerima umpan Ferdiansyah.
Alexsandro Fereira kembali memperoleh peluang di menit menit 13 melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun kiper Alim Hidayatullah masih mampu membaca arah bola.
Muhammad Wildan sempat membuat Barito Putera unggul 2-0 di menit 19. Akan tetapi gol tidak disahkan, karena sang pemain dianggap lebih dulu melanggar Fauzan Hanif di depan gawang.
Meski minim peluang, Persipal sempat mengancam tuan rumah melalui tendangan placing Muhammad Arham di menit 24. Untungnya bola masih menyentuh ujung jari kiper Muhammad Ridho dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Akhirnya di menit 29, Barito Putera benar-benar menggandakan keunggulan. Diawali tendangan sudut Bima Reksa, Fabiano Beltrame berdiri tidak terkawal dan langsung menyundul bola ke gawang.
Bola sundulan Fabiano Beltrame sedikit membentur punggung Naldy Renaldy, sehingga membuat Alim Hidayatullah mati langkah.
Melalui kerja sama apik di menit 35, Barito memperlebar keunggulan melalui sundulan Alexsandro Fereira. Total sudah 7 gol yang dicetak sang pemain untuk Laskar Antasari.
Gol berawal dari umpan Muhammad Wildan yang dikejar Bima Reksa hingga ujung garis. Menggunakan umpan lambung, Bima mengecoh Alim Hidayatullah yang berusaha menutup ruang tembak, sekaligus assist untuk Alexsandro Fereira.
Hanya berselang 2 menit, Barito kembali mencetak gol. Erwin Gerard mencatatkan brace dengan proses yang hampir sama, seusai menerima umpan silang Alexsandro Fereira.
Gol Alexsandro Fereira membawa Barito Putera unggul 5-0 di akhir babak pertama. Menerima umpan Ferdiansyah, sang pencetak gol berlari masuk kotak penalti, sempat mengecoh seorang bek lawan, lalu melepaskan tendangan keras.
Memasuki babak kedua, Barito mulai menurunkan pemain-pemain yang minim menit bermain seperti Ricky Cawor dan Abdul Aziz.
Momentum tersebut dimanfaatkan Persipal Palu yang berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Muhammad Syahril di menit 49.
Barito sempat mencetak gol di menit 53 melalui Alexsandro Fereira. Akan tetapi wasit tidak mengesahkan gol ini, karena Alexsandro Fereira sudah terjebak offside dalam rangkaian serangan sebelum gol.
Gol Ricky Cawor di menit 67, juga dianulir wasit. Pemain yang didatangkan Barito Putera di paruh kedua musim ini sudah terjebak offside, ketika menerima umpan Renan Alves.
Justru Persipal Palu yang berhasul mencetak gol di menit 70. Lepas dari kawalan, Kenzo Nambu menyundul masuk umpan dari tendangan bebas.
Ricky Cawor benar-benar mencetak gol di menit 73 melalui titik penalti, sekaligus membawa Barito unggul 6-2. Sebelumnya mantan pemain Borneo FC ini dilanggar Kadek Lanang di kotak terlarang.
Seiring hujan yang mengguyur Stadion 17 Mei, hujan gol belum berhenti. Giliran Persipal yang mencetak gol di menit 79 melalui tendangan bebas pemain pengganti Meru Kimura.
Gol Persipal dibalas Barito Putera di menit 88. Kesalahan Alim Hidayatullah mengantisipasi umpan jauh, memuluskan upaya pemain pengganti Lassana Doucoure mencetak gol perdana untuk Laskar Antasari.
Bagus Kahfi yang juga masuk sebagai pemain pengganti, ikut mencetak gol di menit 90+2. Sundulan saudara kembar Bagas Kaffa ini sekaligus membawa Barito unggul dengan skor 8-3.
Kemenangan tersebut tak mengubah posisi Barito Putera di peringkat ketiga Grup B Pegadaian Championship, sekaligus dipastikan gagal lolos langsung maupun playoff promosi ke Super League 2026/2027.
Penyebabnya dalam waktu bersamaan, PSS Sleman menang 3-0 atas PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo. Dengan demikian, Laskar Elang Jawa dipastikan lolos otomatis ke Super League dengan 56 poin.
Adapun Persipura Jayapura yang menekuk Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe, dipastikan finis sebagai runner up dan akan melakoni playoff promosi melawan Adhyaksa FC. Sekalipun mengemas 56 poin, Si Mutiara Hitam kalah head to head dari PSS.



