Gagal Menang Lawan Persela, Asa Promosi Barito Putera di Ujung Tanduk

Meski belum tertutup, kans Barito Putera ke Super League semakin menipis seiring hasil imbang 1-1 melawan Persela Lamongan dalam lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Surajaya, Sabtu (25/04/2026) sore.

Apr 25, 2026 - 18:32
Apr 25, 2026 - 19:50
Gagal Menang Lawan Persela, Asa Promosi Barito Putera di Ujung Tanduk
Muhammad Aimar berebut bola dengan Hambali Tolib dalam pertandingan Barito Putera melawan Persela di Stadion Surajaya Lamongan. Foto: Persela Official

KABARKALSEL.COM, LAMONGAN - Meski belum tertutup, kans Barito Putera ke Super League semakin menipis seiring hasil imbang 1-1 melawan Persela Lamongan dalam lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Surajaya, Sabtu (25/04/2026) sore.

Persela Lamongan mengambil inisiatif serangan. Setidaknya hingga 10 menit pertama, tuan rumah berhasil menguasai permainan. 

Sementara Barito Putera membangun serangan dengan hati-hati, karena mereka dituntut tidak kebobolan lebih dulu untuk menghindari lebih banyak tekanan.

Kendati menguasai permainan, Persela belum berhasil mencetak gol. Peluang yang diperoleh melalui sepakan Titan Agung di menit 16, masih mampu diantisipasi kiper Muhammad Ridho.

Memasuki pertengahan babak pertama, Barito Putera perlahan keluar dari tekanan. Renan Alves mengancam melalui sundulan di menit 27, tetapi masih sedikit melambung.

Selepas turun minum, Barito Putera masih konsisten menekan. Namun mereka cukup kesulitan menembus pertahanan kolektif yang digalang tuan rumah.

Lantas Barito Putera melakukan dua pergantian di menit 62. Salah seorang di antaranya adalah Muhammad Wildan yang masuk menggantikan Ferdiansyah.

Alexsandro Fereira nyaris memecahkan kebuntuan Barito Putera di menit 64, seandainya kiper Rafli Mahreza gagal menangkap bola yang mengarah ke sudut gawang.

Aksi Alexsandro Fereira hanya sampai menit 74, karena ditarik pelatih Stefano Cugurra dan digantikan Cornelius Stewart. Dalam kesempatan yang sama, Bagas Kaffa digantikan Frendi Saputra. 

Kehadiran Cornelius Stewart di sayap kiri melalui umpan-umpan silang, cukup banyak merepotkan Persela. Namun tidak satu pun peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.

Justru Barito Putera kehilangan Frendi Saputra di menit 90+2, karena mendapatkan kartu merah langsung seusai melanggar Hambali Tolib di depan kotak 16.

Dari tendangan bebas tersebut, Persela berhasil mencetak gol. Hambali yang langsung mengambil freekick, memperdaya Muhammad Ridho dengan menempatkan bola di sudut kiri gawang. 

Namun pertandingan belum selesai. Tepat di menit 90+7, Rifky Tofani melanggar Renan Alves di kotak penalti dan Barito Putera memperoleh hadiah tendangan penalti. Kesempatan ini pun tidak disia-siakan Fabiano Beltrame yang menjadi eksekutor.

Hasil imbang tersebut tidak menguntungkan Barito Putera dalam upaya lolos ke Super League, mengingat hanya satu pertandingan tersisa di Pegadaian Championship 2025-2026.

Mengemas 50 poin atau sama dengan pencapaian Persipura Jayapura di peringkat kedua klasemen Grup B, harapan Barito ke Super League benar-benar tergantung hasil klub lain.

Persipura sendiri baru akan bertanding melawan Persipal Palu, Minggu (26/04/2026). Dalam waktu bersamaan, PSS Sleman yang memuncaki klasemen dengan 52 poin, menghadapi Persiba Balikpapan.