Banjir Bandang Hantam Tebing Tinggi Balangan, Ribuan Warga Terdampak

Akibat intensitas hujan yang tinggi, beberapa desa di Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan, dihantam banjir bandang, Sabtu (27/12/2025) pagi.

Dec 27, 2025 - 13:10
Dec 28, 2025 - 02:11
Banjir Bandang Hantam Tebing Tinggi Balangan, Ribuan Warga Terdampak
Dampak banjir bandang yang terjadi di Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan, Sabtu (27/12/2025) pagi. Foto: Tangkapan Layar

KABARKALSEL.COM, PARINGIN - Akibat intensitas hujan yang tinggi, beberapa desa di Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan, dihantam banjir bandang, Sabtu (27/12/2025) pagi.

Sebanyak delapan desa di Tebing Tinggi yang terkena dampak paling parah, karena banjir bandang mencapai ketinggian lebih dari dua meter

Mulai dari Mayanau, Tebing Tinggi, Simpang Bumbuan, Simpang Nadung, Sungsum, Juuh, Gunung Batu, dan Langkap.

"Untuk sementara sebanyak 1.466 rumah dan 1.615 kepala keluarga yang terdampak banjir bandang di Tebing Tinggi," papar Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi dikutip dari Antara.

Rumah yang terdampak mengalami kerusakan sedang hingga berat. Untungnya belum diterima laporan perihal korban jiwa di semua lokasi banjir.

"Alhamdulillah kondisi berangsur-angsur mulai kondusif. Nanti para anggota diarahkan membantu warga membersihkan sisa lumpur yang masuk ke rumah mereka," beber Yulianor.

Selain di Tebing Tinggi, beberapa desa di Kecamatan Halong juga terdampak banjir bandang, meski tidak terlalu parah. Sedangkan di Kecamatan Awayan, sejumlah desa mengalami banjir biasa.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. 

Telah ditetapkan status siaga waspada cuaca ekstrem, menyusul hasil pemantauan Nowcasting BMKG yang menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang di hampir seluruh wilayah.

"Balangan termasuk daerah rawan banjir, selain Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Banjar, dan Tanah Laut," papar Bambang Dedi Mulyadi, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel.

"Beberapa sungai utama juga telah melampaui batas siaga, seperti Riam Kanan dengan tinggi muka air 7,70 meter dan Sungai Martapura yang mencapai 9,6 meter," tutupnya.

Berikut data dampak banjir bandang di Tebing Tinggi:

- Desa Mayanau 171 kepala keluarga dan 171 rumah (7 rusak berat, 18 rusak sedang), SDN Mayanau

- Desa Tebing Tinggi 277 rumah dan 298 kepala keluarga (5 rumah rusak berat, 11 rusak sedang), musala, Kantor Desa Tebing Tinggi, dan Kantor Kecamatan Tebing Tinggi.

- Desa Simpang Bumbuan 127 rumah dan 127 kepala keluarga (6 rumah rusak berat, 19 rusak sedang), musala.

- Desa Simpang Nadong 110 rumah dan 128 kepala keluarga (6 rusak berat, 14 rusak sedang), Polsubsektor Tebing Tinggi, musala, dan Puskesmas Tebing Tinggi.

- Desa Sungsum 205 rumah dan 280 kepala keluarga (15 rusak berat, 35 rusak sedang), masjid dan SDN Sungsum.

- Desa Juuh 180 rumah dan 215 kepala keluarga (4 rusak berat, 7 rusak sedang), masjid dan SDN Juuh.

- Desa Gunung Batu 198 rumah dan 198 kepala keluarga (3 rusak berat, 7 rusak sedang), masjid dan Kantor Desa Gunung Batu.

- Desa Langkap 198 rumah 198 kepala keluarga (3 rusak berat, 7 rusak sedang), masjid dan Kantor Desa Gunung Batu.