Arus Mudik Lebaran 2026 di Bandara Syamsudin Noor Diperkirakan Naik 3 Persen

Pergerakan penumpang udara di Bandara Internasional Syamsudin Noor diprediksi meningkat selama periode mudik Lebaran 2026.

Maret 12, 2026 - 19:39
Maret 12, 2026 - 23:33
Arus Mudik Lebaran 2026 di Bandara Syamsudin Noor Diperkirakan Naik 3 Persen
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menunjukkan data penerbangan di Posko Terpadu Angkutan Udara Periode Lebaran di Exhibition Hall Terminal Kedatangan, Kamis (12/03/2026). Foto: Media Center Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARBARU – Pergerakan penumpang udara di Bandara Internasional Syamsudin Noor diprediksi meningkat selama periode mudik Lebaran 2026. 

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperkirakan sebanyak 184.772 penumpang akan melintasi bandara tersebut selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah.

"Diperkirakan kenaikan sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 yang tercatat 179.651 penumpang," papar General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, dikutip dari Antara, Kamis (12/03/2026).

Peningkatan pergerakan penumpang juga diikuti potensi kenaikan aktivitas penerbangan, "Diprediksi terjadi peningkatan 4 persen dari 1.429 penerbangan menjadi 1.486 penerbangan,” tambah Stephanus.

Sementara puncak arus mudik diperkirakan terjadi 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 12.806 orang dalam sehari.

Sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung 28 Maret 2026 dengan pergerakan sekitar 12.716 penumpang.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Angkasa Pura Indonesia membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam operasional penerbangan, termasuk TNI, Polri, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), maskapai penerbangan dan  pemangku kepentingan lain.

Adapun Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 beroperasi mengikuti jam operasional bandara mulai pukul 06.00 hingga 23.00 Wita.

"Periode mudik lebaran selalu menjadi momen dengan lonjakan penumpang tertinggi di bandara, sehingga kesiapan fasilitas, personel, dan koordinasi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan," papar jelas Stephanus.

“Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, kami siap sepenuh hati melayani pengguna jasa penerbangan secara optimal,” tutupnya.