Menjelang Opening Ceremony, Tanah Laut Tak Terbendung di Porprov Kalsel 2025

Sehari menjelang opening ceremony, Jumat (31/10/2025), Tanah Laut melesat di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 di kandang sendiri.

Oct 31, 2025 - 15:58
Oct 31, 2025 - 20:27
Menjelang Opening Ceremony, Tanah Laut Tak Terbendung di Porprov Kalsel 2025
Perolehan 10 emas dari wushu ikut mendongkrak posisi Tanah Laut di puncak klasemen perolehan medali Porprov XII Kalsel 2025. Foto: Humas Porprov 2025

KABARKALSEL.COM, PELAIHARI - Sehari menjelang opening ceremony, Jumat (31/10/2025), Tanah Laut melesat di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 di kandang sendiri.

Sesuai dengan jadwal, opening ceremony Porprov Kalsel 2025 digelar, Sabtu (01/11/2025) malam di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari.

Namun demikian, 25 cabang olahraga telah dipertandingkan. Hasilnya Tanah Laut berjaya dengan torehan 96 medali emas, 54 perak dan 53 perunggu atau total 203 medali. 

Pencapaian tuan rumah berselisih cukup jauh dari Banjarmasin di peringkat kedua dengan 67 emas, 61 perak dan 49 perunggu. Sedangkan Banjarbaru di peringkat ketiga, memperoleh 27 emas, 31 perak dan 53 perunggu.

Barito Kuala mencuri perhatian dengan menduduki peringkat keempat, setelah memperoleh 13 emas, 17 perak dan 30 perunggu. Selanjutnya Tapin melengkapi lima besar dengan 10 emas, 12 perak dan 22 perunggu. 

Dari 60 cabang olahraga yang dipertandingkan, panjat tebing menjadi lumbung emas Tanah Laut. Mereka meraih 16 emas, 7 perak dan 2 perunggu dari 19 nomor yang dipertandingkan.

Sebanyak dua pemanjat andil besar atas pencapaian tersebut, karena berhasil meraih lebih dari satu emas. Mereka adalah Gusti Novaringga dan Indah Tiara Azzahra.

Gusti meraih 3 emas dari nomor boulder perorangan putra, speed klasik perorangan putra dan combine campuran. Indah juga meraih 3 emas dari lead perorangan putri, boulder perorangan putri dan speed klasik perorangan putri.

Dipastikan tidak satu pun menyaingi perolehan emas Tanah Laut di panjat tebing, karena pertandingan cabang olahraga ini sudah selesai.

Selain panjat tebing, Tanah Laut juga meraih banyak medali dari renang kolam dan perairan terbuka. Total 14 emas sudah diperoleh dari 44 nomor pertandingan. 

Dwi Suci Ramadhani kembali menjadi bintang tuan rumah, setelah mendulang 4 emas sekaligus dari nomor 200 meter gaya bebas, 400 meter gaya bebas, 200 meter gaya punggung dan 2.000 meter renang perairan terbuka.

Perolehan emas Tanah Laut juga didongkrak penampilan Rovan Rakha Adinata yang meraih 3 emas dari nomor 50 meter gaya dada putra, 100 meter gaya dada putra dan 200 meter gaya dada putra.

Nabila A'atifa Ramadhani juga tidak mau kalah dengan 3 emas dari nomor 50 meter gaya dada putri, 100 meter gaya dada putri, dan 200 meter gaya dada putri.

Olahraga full body contact juga banyak mendongkrak perolehan emas Tanah Laut. Sebut saja wushu yang memperoleh 10 emas, judo 10 emas, tinju 5 emas, kick boxing 4 emas, gulat 4 emas, pencak silat 3 emas dan taekwondo 2 emas.

Tanah Laut juga berhasil mengganggu dominasi Banjarmasin di cabang olahraga dayung. Dibuktikan dengan perolehan 9 emas dan membuat Barito Kuala hanya kebagian 3 emas. 

Selain cabang olahraga tersebut, Tanah Laut memetik 6 emas dari panahan, dansa 4 emas, loncat indah 3 emas dan bola tangan 2 emas.

Setelah opening ceremony, masih banyak cabang olahraga yang dipertandingkan. Pengecualian panjat tebing, loncat indah, pencak silat, taekwondo, wushu, dan dayung, karena sudah menyelesaikan seluruh nomor pertandingan.