Semakin di Ujung Tanduk, Barito Putera Harus Tekuk PSM Makassar
Beban berat ditanggung Barito Putera tatkala menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 musim 2024/2025 di Stadion Demang Lehman, Sabtu (17/05/2025) mulai pukul 16.30 Wita.
KABARKALSEL.COM, MARTAPURA - Beban berat ditanggung Barito Putera tatkala menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 musim 2024/2025 di Stadion Demang Lehman, Sabtu (17/05/2025) mulai pukul 16.30 Wita.
Berada di ujung tanduk lantaran menghuni peringkat 16 klasemen sementara, Barito harus mengalahkan PSM dan berharap Semen Padang tersandung dalam pertandingan lain.
Apabila terjadi sebaliknya, pintu degradasi ke Liga 2 musim 2025/2026 semakin terbuka lebar.
Dengan catatan Semen Padang mengalahkan Persik Kediri dalam waktu bersamaan, pertandingan Barito versus PSIS Semarang di pekan terakhir dipastikan sekadar formalitas.
Namun demikian, Barito Putera belum kehilangan optimisme. Penyebabnya Laskar Antasari berpengalaman lolos dari degradasi di pekan-pekan terakhir musim 2021/2022 dan 2022/2023.
Musim 2021/2022, Barito finis di peringkat 15. Mereka hanya unggul head to head atas Persipura yang terdegradasi.
Sedangkan di musim 2022/2023, Barito pun finis di peringkat 15. Akan tetapi degradasi ditiadakan untuk menyesuaikan Liga 2 yang tidak berjalan.
"Persiapan kami bagus. Setelah melawan Dewa United dan Persib Bandung, kepercayaan diri maupun semangat anak-anak meningkat. Kami akan fight untuk mendapatkan 3 poin," tegas pelatih Barito, Vitor Tinoco, dalam prematch conference.
"Semua pemain tidak ingin gagal, demikian pula PSM. Namun kami harus maksimal dalam 2 pertandingan terakhir," tambahnya.
Barito Putera mendapatkan suntikan tenaga, setelah Bayu Pradana sudah menyelesaikan skorsing. Sedangkan Lucas Morelatto yang sempat cedera, juga terlihat berlatih kembali.
Namun demikian, Barito akan minus Novan Setya Sasongko dan Murilo Mendes yang terkena akumulasi kartu kuning. Sedangkan Levy Madinda masih menjalani skorsing sesuai mendapat kartu merah dalam pertandingan melawan PSBS Biak.
Sementara PSM juga sudah dipastikan tanpa kapten Yuran Fernandes. Bek Timnas Tanjung Verde ini harus menjalani sanksi larangan bermain selama 12 bulan dari Komite Disiplin PSSI.
“Tentu saja kehilangan Yuran akan berpengaruh. Semua orang melihat (sanksi Yuran) ketidakadilan," seru pelatih PSM, Bernardo Tavares, di sesi konferensi pers jelang pertandingan.
"Saya sudah bermain di tiga benua dan belum pernah menemui kondisi demikian. Ini tidak masuk akal, karena Yuran hanya memberikan pendapat," tukasnya.
Diketahui Komdis PSSI memvonis Yuran Fernandes bersalah, karena mengkritik Liga Indonesia melalui media sosial pribadi beberapa waktu lalu.
Adapun kondisi Albertine Joao Pereira sedikit meragukan. Striker yang bernama panggilan Balotelli sedikit bermasalah dengan tumit belakang.
Untungnya Aloisio Soares Neto telah kembali, setelah mengalami cedera dan menepi dalam 3 pertandingan terakhir. Peran Neto akan vital untuk menggantikan peran Yuran Fernandes.
Neto sendiri mencetak brace, ketika PSM mengalahkan Barito Putera dengan skor 3-2 di putaran pertama yang berlangsung di Stadion Batakan.
Itu adalah kemenangan ketiga yang didapat PSM dalam 5 pertemuan terakhir dengan Barito. Total dari 16 pertemuan melawan Barito di Liga 1, Si Juku Eja memetik 7 kemenangan, 4 kekalahan dan 5 imbang.