Big Match Pegadaian Championship! PSS Sleman dan Barito Putera Berebut Takhta Grup 2
Atmosfer panas bakal menyelimuti Maguwoharjo International Stadium, Sabtu (30/01/2026) malam, ketika PSS Sleman menjamu Barito Putera dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
KABARKALSEL.COM, SLEMAN - Atmosfer panas bakal menyelimuti Maguwoharjo International Stadium, Sabtu (30/01/2026) malam, ketika PSS Sleman menjamu Barito Putera dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
Ditayangkan mulai pukul 20.00 Wita di SinPo TV, pertandingan tersebut bukan hanya matchday terakhir putaran kedua, tetapi juga menentukan klub yang memuncaki klasemen grup 2, sebelum jeda menuju putaran ketiga.
Barito Putera masih bertengger di puncak klasemen dengan 36 poin, atau hanya unggul 1 angka atas PSS di urutan kedua. Adapun Persipura Jayapura terus mengintai di posisi ketiga dengan 34 poin.
Persipura sendiri bertanding lebih dulu melawan Persiku Kudus. Apabila meraih kemenangan, dipastikan Si Mutiara Hitam memuncaki klasemen sementara.
Dengan posisi demikian, Barito akan melorot ke peringkat kedua, seandainya diimbagi PSS. Sementara kalau menelan kekalahan, Laskar Antasari merosot hingga peringkat ketiga.
Barito Putera sendiri datang dengan beban berat, seusai menelan kekalahan 0-1 dari Persiba Balikpapan. Padahal sepanjang 90 menit, Barito mendominasi dengan 58 ball possesion, dan 16 total tembakan dengan 6 di antaranya on target.
Berita Terkait:
PSS Sleman Jajal Konsistensi Barito Putera Jaga Puncak Klasemen
Barito Putera dan PSS Sleman Berbagi Poin di Stadion Demang Lehman
Tampaknya efektivitas long ball dari tengah dan crossing yang kerap diandalkan Barito Putera, sudah mampu diredam lawan. Faktanya dari 17 crossing melawan Persiba, hanya 3 yang dapat mengkreasikan peluang.
Persiba sendiri menerapkan low block dan disiplin menutup akses ke sayap, sehingga suplai bola ke kotak penalti terhenti. Terlebih Barito juga bermain tanpa Rizky Rizaldi Pora.
Ketika ruang di sisi lapangan hilang, Barito terlihat belum mampu menjalankan rencana kedua untuk membongkar pertahanan lawan melalui tengah.
“Kami terus melakukan evaluasi. Mengingat lawan selanjutnya adalah PSS Sleman, kami harus bermain bagus untuk mempertahankan kedudukan,” papar pelatih Stefano 'Teco' Cugurra.
Di sisi lain, para pemain baru seperti Cornelius Stewart dan Ricky Cawor masih membutuhkan adaptasi. Ketika Barito mengalami kebuntuan, opsi menjadikan Renan Alves sebagai striker dadakan nyaris selalu dipilih Cugurra.
“Setiap pemain baru pasti membutuhkan waktu untuk adaptasi dan perlu menciptakan chemistry,” tukas Cugurra.
Berita Terkait:
PSS Sleman Tinggalkan Dasar Klasemen Liga 1 Usai Bungkam Barito Putera
Kecolongan di Menit Akhir, Barito Putera Sukses Revans Atas PSS Sleman
Sementara PSS Sleman juga dipastikan all out. Pun tidak tertutup kemungkinan stadion akan terisi penuh oleh pendukung tuan rumah, karena tiket sudah sold out, Kamis (29/01/2026).
"Seluruh klub memiliki peluang yang sama. Namun target kami dari awal tetap lolos ke Liga 1. Semua harus melalui proses dan kerja kolektif,” tegas pelatih Ansyari Lubis dalam siniar klub.
Berkaca dari statistik, performa PSS di putaran kedua mengalami penurunan dibandingkan paruh pertama atau berbanding terbalik dengan Barito Putera.
Sepanjang putaran pertama, Super Elja mencatat 6 kemenangan, 2 imbang, dan 1 kekalahan. Adapun di putaran kedua, PSS baru mengoleksi 4 kemenangan dan 3 imbang.
“Memang lebih banyak hasil imbang. Terkadang sedikit kurang beruntung, tapi keberuntungan pasti akan berbalik,” tukas Pieter Huistra yang menjadi direktur teknis PSS Sleman.