Kembali ke Stadion 17 Mei, Barito Putera Jamu Persiku Kudus
Setelah kurang lebih 8 tahun, Barito Putera kembali berkandang di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Persiku Kudus mendapat keistimewaan, karena menjadi lawan perdana Laskar Antasari, Senin (05/12/2025).
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Setelah kurang lebih 8 tahun, Barito Putera kembali berkandang di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Persiku Kudus mendapat keistimewaan, karena menjadi lawan perdana Laskar Antasari, Senin (05/12/2025) sore.
Momen tersebut cukup layak menjadi sejarah, karena pertandingan terakhir Barito di Stadion 17 Mei terjadi pertengahan 2018 lalu ketika mereka berkiprah di Liga 1.
Meski sekarang sedang meretas jalan di Pegadaian Championship, comeback ke stadion yang berlokasi di Jalan Zafri Zamzam tersebut adalah momen emosional lantaran telah lama dinantikan.
“Setelah perjalanan panjang dan penuh cerita, kami kembali. Bukan sekadar bertanding, tapi pulang. Bismillah, siap gemuruhkan dan ramaikan Stadion 17 Mei lagi sanak?” demikian unggahan Barito Putera melalui siniar terverifikasi, Jumat (02/01/2026).
Oleh karena akan bersejarah, pertandingan kontra Persiku hampir dipastikan menyedot animo besar para suporter yang ingin menyaksikan Barito di Stadion 17 Mei.
Terlebih sekarang Rizky Rizaldi Pora dkk sedang kokoh di puncak klasemen sementara Grup 2 dengan koleksi 31 poin hasil dari 10 kemenangan, 1 imbang dan 2 kekalahan.
Pun Barito Putera menegaskan diri sebagai klub dengan pertahanan paling solid di Pegadaian Championship 2025/2026. Total mereka mencatatkan 13 clean sheet dengan hanya kebobolan 4 gol.
“Semua senang bisa bermain di Stadion 17 Mei. Semoga kami bisa bermain bagus dan memenangkan pertandingan, karena pemain sudah bekerja keras dalam latihan," sahut pelatih Barito, Stefano Cugurra, dalam prematch conference.
Adapun Persiku tertahan di peringkat kedelapan dengan 8 poin. Mereka belum sepenuhnya aman, karena jarak poin antarklub di papan bawah masih tipis.
"Kami juga telah mempersiapkan diri untuk dapat mencuri poin menghadapi Barito Putera," sahut Bambang Pujo Sumantri, pelatih Persiku.
"Selama sepekan terakhir, kami berusaha melalukan perbaikan, terutama sisi peningkatan stamina, fisik dan fokus pemain yang dipandang kedodoran," tambahnya.