Drawing Championship 2025/2026, Barito Putera Gabung Grup Timur

Drawing Championship (Liga 2) musim 2025/2026 sudah dilakukan. Hasilnya Barito Putera tergabung di Grup Timur bersama klub-klub yang baru terdegradasi dari Super League (Liga 1).

Aug 7, 2025 - 20:43
Aug 8, 2025 - 15:44
Drawing Championship 2025/2026, Barito Putera Gabung Grup Timur
Alexsandro Ferreira, Fabiano Beltrame dan Renan Alves dalam sesi latihan Barito Putera. Foto: Barito Putera Official

KABARKALSEL.COM, JAKARTA - Drawing Championship (Liga 2) musim 2025/2026 sudah dilakukan. Hasilnya Barito Putera tergabung di Grup Timur bersama klub-klub yang baru terdegradasi dari Super League (Liga 1).

I League selaku operator kompetisi telah menggelar owner meeting yang berlangsung di Jakarta, Kamis (07/08/2025). Salah satu hasil pertemuan in adalah pembagian grup.

Diketahui Championship dibagi menjadi dua grup yang berisi masing-masing 10 klub. Pemuncak klasemen dari setiap grup dipastikan promosi ke Super League. Sedangkan runner up saling beradu untuk mengunci tiket promosi tersisa.

Adapun dalam pembagian grup, diprediksi akan terjadi persaingan ketat di Grup Timur. Penyebabnya PSS Sleman, PSIS Semarang dan Barito Putera yang baru terdegradasi dari Liga 1, tergabung menjadi satu.

Persaingan diperketat dengan kehadiran Persela Lamongan, Persipura Jayapura, Deltras FC, Persiba Balikpapan, Persipal Palu, Kendal Tornado FC dan Persiku Kudus.

Sedangkan Grup Barat diisi mayoritas klub dari Sumatera seperti Banda Aceh, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Sriwijaya United dan Sumsel United. Ditambah FC Bekasi City, Garudayaksa, Persikad Depok, Adhyaksa FC dan Persekat Tegal.

Selain perubahan nama dan drawing, Championship musim 2025/2026 akan menggunakan Video Assistant Referee (VAR) secara penuh. VAR digunakan di seluruh pertandingan sebagai bentuk peningkatan integritas kompetisi.

"Musim 2025/2026 akan menjadi momen bersejarah. Championship akan menjadi liga kedua pertama di Asia yang menggunakan VAR secara penuh," papar Direktur Operasional I League, Asep Saputra, dikutip dari laman resmi.

Kemudian sebagai bagian dari transformasi, Championship menerapkan sejumlah mekanisme baru, termasuk aspek lisensi klub, regulasi finansial, hingga standarisasi teknis di lapangan dan fasilitas pendukung.