Pasca-Kematian Kernet, Pelindo Evaluasi Keselamatan Area Kontainer Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

PT Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan melakukan evaluasi menyeluruh, setelah kecelakaan kerja yang dialami pihak eksternal di Container Distribution Centre (CDC)/Cargo Consolidation Centre (CCC) Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Aug 3, 2025 - 19:08
Sep 7, 2025 - 02:24
Pasca-Kematian Kernet, Pelindo Evaluasi Keselamatan Area Kontainer Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
Kawasan Terminal Peti Kemas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Foto: Pelindo

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - PT Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan melakukan evaluasi menyeluruh, setelah kecelakaan kerja yang dialami pihak eksternal di Container Distribution Centre (CDC)/Cargo Consolidation Centre (CCC) Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kecelakaan tragis tersebut terjadi, Jumat (01/08/2025) sore. Seorang kernet berinisial AI (22) tewas terjepit, ketika berusaha mengatur posisi truk kontainer.

Setelah kejadian tersebut, Pelindo Regional 3 langsung berkoordinasi dengan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dan Operasional PT Multi Terminal Indonesia (MTI) untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

"Harus dilakukan upaya peningkatan keamanan terminal yang difokuskan kepada prosedur keamanan, titik rawan blind spot dan sistem komunikasi antarkru agar peristiwa serupa tidak terulang," jelas Junior Manager Umum dan Humas Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan, Suprayogi Sumarkan, dikutip dari Antara, Minggu (03/08/2025).

Pelindo pun menegaskan komitmen untuk memperkuat pengawasan operasional, khususnya di area stuffing dan bongkar muat yang memiliki risiko tinggi.

Baca Juga: Ngeri! Seorang Kernet Tewas Terjepit Kontainer di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

"Kegiatan operasional di area CCC/CDC tetap berjalan normal dengan pengawasan HSSE dan Operasional untuk menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat," beber Suprayogi.

Di sisi lain, Pelindo melalui PT MTI memberikan santunan kepada keluarga korban, meskipun yang bersangkutan merupakan pihak eksternal. 

Pelindo melalui PT MTI juga membuat pelaporan ke Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin guna mengetahui penyebab pasti kejadian dan proses hukum selanjutnya. 

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum atas kecelakaan kerja tersebut," jelas Suprayogi. 

"Pelindo juga mengajak semua pihak untuk lebih memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan dalam bekerja, khususnya di area pelabuhan," sambungnya.