Pemkot Banjarmasin Perketat Proyek Fisik, Semua Harus Rampung November 2026
Pemkot Banjarmasin memperketat target penyelesaian seluruh proyek fisik yang dikerjakan dalam tahun anggaran 2026.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Pemkot Banjarmasin memperketat target penyelesaian seluruh proyek fisik yang dikerjakan dalam tahun anggaran 2026.
Seluruh pekerjaan pembangunan infrastruktur ditargetkan rampung paling lambat November 2026. Target ini bertujuan menghindari keterlambatan seperti yang terjadi tahun-tahun sebelumnya.
"Itu target dari pimpinan, sehingga setiap proyek harus dikerjakan maksimal,” papar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, dikutip dari Antara, Selasa (13/01/2026).
"Tidak boleh lagi proyek tertunda, terlebih sampai terbengkalai. Pengetatan ini juga hasil evaluasi sejumlah proyek fisik tahun anggaran 2025 yang melampaui masa kontrak," imbuhnya.
Adapun proyek dalam tahun anggaran 2026 meliputi pembangunan drainase, jalan, hingga jembatan. Di sisi lain, terdapat beberapa proyek tahun anggaran 2025 yang belum tuntas dikerjakan.
Mulai dari penguatan siring anak Sungai Simpang Nangka, pembangunan drainase di Jalan Veteran, Cempaka Raya dan Wildan, serta pengadaan lahan untuk normalisasi Sungai Veteran.
“Semuanya menjadi catatan penting agar kejadian serupa tidak terulang. Makanya semua proses pengerjaan proyek harus dimulai sejak awal tahun,” tegas Suri.
Sementara Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Ridho, menegaskan agar tidak satu pun proyek fisik yang molor hingga melewati masa kontrak dalam tahun anggaran 2026.
Ridho menyoroti pola pengerjaan proyek yang kerap dikebut menjelang akhir tahun anggaran. Padahal kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas hasil pekerjaan.
“Sistem kebut menimbulkan risiko kualitas pekerjaan menurun. Bahkan kami menerima laporan proyek yang harus diberi adendum, karena tidak selesai di akhir tahun anggaran 2025,” ungkap Ridho.
"Tentunya Dinas PUPR Banjarmasin mesti menyusun timeline pengerjaan yang jelas dan terukur, sehingga seluruh proyek sudah Final And Over (FAO) mulai November," tutupnya.