Pemprov Kalsel Raih Penghargaan Nasional Top Digital Implementation 2025

Pemprov Kalimantan Selatan mencatatkan prestasi membanggakan dalam Top Digital Awards 2025 yang diselenggarakan majalah IT Works di Jakarta, Kamis (04/12/2025).

Dec 5, 2025 - 13:42
Dec 5, 2025 - 23:42
Pemprov Kalsel Raih Penghargaan Nasional Top Digital Implementation 2025
Tiga penghargaan yang diperoleh Kalsel dalam Top Digital Awards 2025. Foto: MC Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARBARU - Pemprov Kalimantan Selatan mencatatkan prestasi membanggakan dalam Top Digital Awards 2025 yang diselenggarakan majalah IT Works di Jakarta, Kamis (04/12/2025).

Melalui penilaian ketat para pakar TI nasional, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel dinobatkan sebagai pemenang Top Digital Implementation 2025 #Stars 5.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Kalsel dalam menghadirkan pemerintahan yang semakin efisien, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital.

Tak hanya instansi, penghargaan serupa juga diberikan secara personal kepada pimpinan daerah. Gubernur Kalsel, H Muhidin, dinobatkan sebagai Top Leader On Digital Implementation 2025 berkat komitmen mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.

Penghargaan tersebut mencakup kontribusi dalam penyusunan kebijakan dan regulasi pendukung SPBE, pembangunan dan penguatan infrastruktur teknologi informasi, pengembangan berbagai aplikasi pelayanan publik, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.

Sementara Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, turut meraih penghargaan Top CIO On Digital Implementation 2025. 

Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi dan kreativitas dalam memimpin inovasi digital, termasuk pengembangan sistem aplikasi yang mendukung pelayanan publik, perizinan usaha, hingga sektor investasi.

"Gubernur Kalsel mengapresiasi dan menjadikan anugerah tersebut sebagai motivasi untuk terus berkarya dalam bidang transformasi digital," ungkap Adi Santoso, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Setdaprov Kalsel.

"Seluruh sektor bisnis layanan publik sudah berbasiskan data, cyber security juga dijamin, serta peningkatan respons layanan pengaduan guna peningkatan kepercayaan publik di Kalsel,” imbuhnya.

Keberhasilan Kalsel meraih predikat bintang lima tidak terlepas dari kekuatan infrastruktur dan inovasi digital yang terus dikembangkan. 

Sistem seperti TTE Srikandi yang menghemat hingga 75 persen penggunaan kertas melalui tata naskah elektronik, hingga LAPOR Kalsel yang mempermudah masyarakat menyampaikan aduan langsung kepada pemerintah. 

Penerapan Ekosistem Data Kalsel dengan chatbot AI juga meningkatkan literasi data masyarakat sekaligus memperkuat transparansi pemerintah.

Tak mengherankan kalau Kalsel meraih skor 71 persen indeks Keamanan Informasi (Kami) yang melebihi target nasional, sekaligus menjadi provinsi tercepat kedua dalam pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

“Transformasi digital di Kalsel bukan hanya soal teknologi, tetapi perubahan budaya kerja," tambah Muhammad Muslim.

"Kami ingin masyarakat merasakan manfaat nyata, layanan lebih cepat, informasi lebih jelas, keamanan data lebih terjamin, dan pemerintah lebih responsif. Ini yang terus dikembangkan setiap tahun," tutupnya.