Porprov XXI Kalsel 2025 Resmi Dibuka, Dana Hibah Disorot
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 resmi dibuka di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Tanah Laut, Sabtu (01/11/2025) sore.
KABARKALSEL.COM, PELAIHARI - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 resmi dibuka di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Tanah Laut, Sabtu (01/11/2025).
Sempat diwarnai hujan, prosesi opening ceremony berlangsung meraih. Diawali tari kolosal yang menggambarkan keragaman budaya, kemudian diakhiri pesta kembang api berwarna-warni.
Berhadir Gubernur H Muhidin, Ketua DPRD Supian HK, Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Ketua KONI Bambang Heri Purnama, serta sejumlah kepala daerah dan ketua KONI kabupaten/kota.
Meski berlangsung meriah, pembukaan turut diwarnai sorotan terkait besaran dana hibah dari Pemprov Kalimantan Selatan kepada tuan rumah pelaksana.
"Porprov 2025 di Tanah Laut berasa Pekan Olahraga Nasional (PON), karena mempertandingkan 62 cabang olahraga," ungkap Bambang Heri Purnama ketika memberi sambutan dalam upacara pembukaan
"Ini merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Porprov Kalsel, walau dengan dana terbatas," sambungnya.
Gubernur H Muhidin menerima obor dari Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto dalam opening ceremony Porprov XII Kalsel 2025 di Stadion Pertasi Kencana. Foto: Humas Porprov 2025
Sebagai pembanding Porprov 2017 yang mempertandingkan 30 cabang olahraga. Tabalong selaku tuan rumah, memperoleh hibah Rp9 miliar. Sementara Porprov 2022 di Hulu Sungai Selatan dengan 42 cabor, hibah yang dikucurkan mencapai Rp10 miliar.
Sementara Porprov 2025 di Tanah Laut yang mempertandingkan 62 cabang olahraga, masih juga mendapat hibah Rp10 miliar. Padahal jumlah pertandingan membengkak, ditambah peningkatan kebutuhan logistik.
“Kami mohon perhatian dari Pemprov Kalsel agar menambah dana hibah, sehingga pelaksanaan Porprov lebih berkualitas dan menghasilkan prestasi membanggakan di PON," tegas Bambang.
"Terlebih Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel juga mencintai olahraga. Kami percaya prestasi akan meningkat dengan anggaran yang cukup dan dukungan penggiat maupun masyarakat," sambungnya.
Sementara Muhidin mengakui bahwa hibah pelaksanaan Porprov Kalsel 2025 hanya Rp10 miliar, karena efesiensi sehingga disediakan seadanya.
"Saya mengapresiasi pelaksanaan Porprov Kalsel 2025 di Tanah Laut dengan dana seadanya sekitar Rp10 miliar. Memang beberapa waktu sempat minta ditambah. Namun karena efesiensi, akhirnya dana disediakan seadanya," beber Muhidin.
Penampilan tarian massal yang menampilkan beragam budaya dalam opening ceremony Porprov XII Kalsel 2025 di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Tanah Laut. Foto: Humas Porprov 2025
"Makanya Tanah Laut, khususnya Bupati Rahmat Trianto harus diapresiasi, karena mampu memanejemen bantuan seadanya dengan baik," tutupnya.
Adapun Tanah Laut berpotensi besar menjadi juara umum. Sejak pertandingan digelar 23 Oktober 2025 lalu, Bumi Tuntung Pandang telah mengoleksi tiga digit emas dan memimpin klasemen sementara perolehan medali.
Mereka tercatat mengoleksi 117 emas, 68 perak dan 76 perunggu. Sementara Banjarmasin di peringkat kedua, baru mendapatkan 91 emas, 72 perak dan 64 perunggu.
Banjarbaru di urutan ketiga dengan 34 emas, 39 perak dan 64 perunggu. Disusul Tapin yang mendapatkan 14 emas, 18 perak dan 25 perunggu.
Adapun Tabalong melengkapi lima besar dengan 13 emas, 18 perak dan 32 perunggu, sekaligus mendepak Barito Kuala ke peringkat enam dengan 13 emas, 18 perak dan 30 perunggu.