Puluhan Keramba Ikan Hanyut di Sungai Martapura Banjarmasin, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Akibat tali pengikat terputus, puluhan keramba berisi ikan hanyut di Sungai Martapura, Banjarmasin, Senin (04/02/2026) sore.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Akibat tali pengikat terputus, puluhan keramba berisi ikan hanyut di Sungai Martapura, Banjarmasin, Senin (04/02/2026) sore.
Keramba-keramba tersebut terseret arus sungai sejauh kurang lebih 3 kilometer mulai dari Banua Anyar, Pasar Lama, hingga Siring Menara Pandang.
"Keramba merupakan milik H Supian Noor (73) yang merupakan warga Kelurahan Banua Anyar, Banjarmasin Timur," papar Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi, melalui Kasat Polairud Kompol Dading Kalbu Adie.
Berdasarkan keterangan sang pemilik, tali keramba yang terhubung ke tiang putus sekitar pukul 15.00 Wita. Selanjutnya dibantu dua warga yang lain, keramba berusaha ditahan menggunakan sampan.
"Namun arus sungai yang deras membuat upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Seluruh keramba yang berjumlah sekitar 50 unit tidak berhasil dievakuasi dan terbawa arus," beber Dading.
Akibat kejadian tersebut, Supian Noor diperkirakan mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 miliar, "Kerugian mencakup ikan bawal yang berada di dalam keramba dan puluhan unit keramba ini sendiri," tutup Dading.