Polri Mutasi 1.086 Personel, Puluhan Polwan Dipercaya Isi Jabatan Strategis

Menjelang pergantian tahun, Polri menempatkan perwira polwan di beberapa posisi strategis mulai wakapolda hingga kapolres.

Dec 20, 2025 - 16:50
Dec 20, 2025 - 16:52
Polri Mutasi 1.086 Personel, Puluhan Polwan Dipercaya Isi Jabatan Strategis
Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam siaran pers, Sabtu (20/12/2025). Foto: Humas Polri

KABARKALSEL.COM, JAKARTA - Menjelang pergantian tahun, Polri menempatkan perwira polwan di beberapa posisi strategis mulai wakapolda hingga kapolres.

Total sebanyak 1.086 personel yang tercantum dalam lima Surat Telegram (ST) mutasi tertanggal 15 Desember 2025. Mereka terdiri dari perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). 

Rinciannya 50 personel pati dan pamen dalam kategori khusus, 79 personel berangkat pendidikan, serta 11 personel yang memasuki masa pensiun.

"Mutasi merupakan hal wajar dalam organisasi Polri,” papar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam siaran pers, Sabtu (20/12/2025).

"Selain sebagai bentuk pembinaan karier, mutasi juga dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.

Dari keseluruhan mutasi, sebanyak 928 personel mendapatkan promosi maupun penugasan setara. Namun perhatian khusus tertuju kepada penempatan polwan di sejumlah jabatan strategis. 

Tercatat sebanyak 35 polwan mendapatkan promosi, termasuk Brigjen Pol Sulastiana yang dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Papua Barat.

Kemudian sebanyak 17 polwan mendapat promosi ke jabatan Kombes dengan sebagian besar mengisi posisi Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) di berbagai Polda.

Mulai dari Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

Juga terdapat 6 polwan yang dipercaya menjabat sebagai Kapolres di berbagai daerah seperti Karimun, Majalengka, Batang, Tebing Tinggi, Purbalingga, dan Samosir. 

“Penguatan struktur Direktorat PPA dan PPO di sejumlah Polda menjadi komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan terhadap perempuan, anak, serta kelompok rentan," beber Trunoyudo.

"Penempatan polwan di jabatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan responsif,” tutupnya.