10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Dalam Sehari, 83 Orang Masih Dicari
Sebanyak 10 jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali berhasil ditemukan, Jumat (25/09/2026).
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Sebanyak 10 jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali berhasil ditemukan, Jumat (25/09/2026).
Dari 10 jenazah yang ditemukan, 5 di antaranya dievakuasi penyelam gabungan dari bangkai kapal yang tenggelam sekitar pukul 11.00 Wita.
Selanjutnya jenazah dievakuasi ke KN SAR Kamajaya dan KRI Gusti Ngurah Rai, sebelum dibawa menggunakan helikopter HR-3601 ke Lanud Syamsudin Noor.
Sementara 5 jenazah lain ditemukan di Kalimantan Tengah. Rinciannya 3 korban di Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara, dan 2 korban ditemukan di Sandurian, Kabupaten Seruyan.
Jenazah kemudian dievakuasi menuju RSUD Sukamara, sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan demikian, 160 korban telah ditemukan yang terdiri atas 108 orang selamat dan 52 orang meninggal dunia. Sementara 83 korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
"Pencarian masih terus dilakukan melalui penyelaman, penyisiran permukaan, dan dukungan udara dengan mengerahkan seluruh sumber daya SAR yang tersedia," papar Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii.
“Setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga,” tambahnya.
Sementara Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi 6 korban Kapal Virgo Transport 8 dari beberapa kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin dalam rentang 23 hingga 24 September 2026.
"Jenazah yang teridentifikasi rata-rata diketahui dari ciri medis, gigi dan properti," papar Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan dikutip dari Antara.
Korban yang teridentifikasi bernama Deny Dwi Saputra (32) asal Boyolali, Abdul Fikri (27) dari Purbalingga, Tuti (29) asal Banjarmasin, Mashudi (27) dari Jepara, Feris Sudaryanto (37) asal Lampung Tengah, dan Aditya Firmansyah (19) asal Kediri.
Hingga sekarang korban meninggal yang telah teridentifikasi sebanyak 20 orang. Kemudian 22 korban lagi belum teridentifikasi dari seluruh jenazah yang diterima RS Bhayangkara Banjarmasin.

