Banpres Karhutla Batola Segera Disalurkan, Ratusan Mesin Pemadam Disiapkan

Penyaluran bantuan presiden (banpres) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Barito Kuala (Batola) akan segera direalisasikan.

Nov 6, 2026 - 11:50
Nov 6, 2026 - 06:22
Banpres Karhutla Batola Segera Disalurkan, Ratusan Mesin Pemadam Disiapkan
Sejumlah relawan pemadam kebakaran memeriksa kesehatan di Posko Induk Karhutla Batola di Marabahan. Foto: Diskominfo Batola

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Penyaluran bantuan presiden (banpres) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Barito Kuala (Batola) akan segera direalisasikan.

Administrasi pencairan anggaran senilai Rp10 miliar itu telah ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batola.

"Berdasarkan hasil rapat finalisasi, anggaran dalam waktu dekat dijadwalkan mulai berproses masuk ke BPBD Batola," papar Plt Kepala BPBD Batola, Aris Saputera, Jumat (06/11/2026).

"Bahkan kami sudah mulai menyiapkan proses pengadaan barang bersama Bagian Hukum dan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Setda Batola," sambungnya.

Pemilihan barang mengacu kepada kebutuhan yang sebelumnya disampaikan melalui musyawarah bersama kepala desa, lurah, dan relawan pemadam kebakaran.

Berita Terkait:

Ratusan Relawan Batola Kumpul di RTH Jembatan Barito, Bahas Penggunaan Banpres Karhutla

Berjibaku Memadamkan Karhutla di Alalak Batola, Relawan Sarimi Kayu Bulan Meninggal Dunia

Namun demikian, Pemkab Batola tetap menggunakan skala prioritas berdasarkan kebutuhan paling mendesak dalam pengadaan.  

"Alhamdulillah semuanya tersedia di berbagai penyedia di Banjarmasin, kendati akan datang bertahap. Mudahan dalam seminggu kedepan semuanya sudah siap dan secepatnya diserahkan," papar Aris.

Adapun pengadaan peralatan untuk memperkuat penanganan karhutla di Batola mencakup 332 mesin pemadam, 1.660 rol selang, 550 set alat pelindung diri (APD) pemadam, 2 unit mobil pikap operasional, dan 4 unit drone pemantau.

Tak hanya menyasar kebutuhan pemadaman, banpres juga dialokasikan untuk mendukung penanganan dampak kesehatan akibat kabut asap seperti 24 tabung oksigen, 19 fasilitas kesehatan, susu dan vitamin, serta 1.900 kotak masker KN95.

Berita Terkait:

Banjarmasin Terima Banpres Karhutla, Relawan Hingga Layanan Kesehatan Menjadi Prioritas

Kawal Banpres Rp20 Miliar, Pemkab Banjar Menekankan Ketepatan Sasaran dan Kebutuhan Warga

Dukungan lain meliputi kebutuhan dapur umum, logistik harian, obat-obatan, Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga biaya pemeliharaan peralatan.

"Bantuan senilai Rp10 miliar tersebut tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai. Seluruh pengadaan berupa barang akan tercatat sebagai aset BPBD Batola dan digunakan melalui mekanisme pinjam pakai," tukas Aris.

"Pengecualian barang-barang yang habis pakai seperti oksigen, masker, kebutuhan dapur umum dan logistik harian, termasuk obat-obatan atau BBM," tambah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batola ini.

Selain pengadaan peralatan, BPBD Batola juga berencana menerapkan pembagian zonasi relawan pemadam kebakaran. Skema ini diharapkan membuat penanganan kebakaran lebih terarah dan mempercepat mobilisasi relawan ketika terjadi kebakaran.

"Batola sendiri memiliki sekitar 120 unit relawan pemadam kebakaran yang aktif. Sementara yang sudah memiliki badan hukum, sebanyak 75 unit relawan pemadam kebakaran," tutup Aris.