Atasi Banjir di Banjarmasin Timur, Sungai Gatot Subroto Dikeruk

Mengatasi banjir di Banjarmasin Timur, Pemkot Banjarmasin mulai mengeruk Sungai Gatot Subroto.

Jan 15, 2026 - 22:34
Jan 15, 2026 - 22:35
Atasi Banjir di Banjarmasin Timur, Sungai Gatot Subroto Dikeruk
Proses pengerukan Sungai Gatot Subroto yang berlangsung hingga malam hari untuk mempercepat proses normalisasi. Foto: Prokom Banjarmasin

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Mengatasi banjir di Banjarmasin Timur, Pemkot Banjarmasin mulai mengeruk Sungai Gatot Subroto.

Berlangsung sejak siang hingga malam, pengerukan dilakukan sepanjang kurang lebih 400 meter dengan rincian masing-masing 200 meter di kiri dan kanan sungai.

"Pengerukan merupakan upaya strategis untuk memperbaiki kelancaran aliran air, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem dan pasang tinggi," ungkap Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, dikutip dari Antara, Kamis (15/01/2026).

"Pengerjaan dilakukan secara bertahap agar lebih efektif dan aman. Pengerukan dimulai dari satu sisi sungai selama sekitar satu pekan, dilanjutkan ke sisi lain selama sepekan berikutnya," imbuhnya.

Sejak akhir 2025, Banjarmasin dilanda banjir dengan ketinggian cukup signifikan, khususnya di Banjarmasin Timur. Banjir dipicu oleh kombinasi air pasang tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu. Kemudian akibat pendangkalan sungai, air lambat turun. 

“Sungai Gatot Subroto cukup lebar, sehingga memudahkan manuver alat berat. Kami menggunakan excavator BC 200 yang memiliki jangkauan lebih besar,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Suri Sudarmadiyah.

Meski demikian, proses normalisasi sungai tidak sepenuhnya tanpa kendala. Keberadaan sejumlah anak sungai kecil di kawasan tersebut menjadi tantangan tersendiri, karena tidak semuanya dapat dimasuki alat berat.

"Kedepan akan dicarikan solusi, Salah satunya membuat penampungan di lokasi yang cukup luas agar aliran anak sungai kecil bisa tertampung dan dialirkan ke Sungai Gatot,” jelas Suri.