BNNK Batola Gelar Tes Urine di Warung Malam, Dua Warga Positif Narkoba

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Kuala (Batola) kembali melaksanakan razia akhir tahun di sejumlah titik rawan, termasuk Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Alalak, Senin (08/12/2025).

Dec 9, 2025 - 01:58
Dec 9, 2025 - 02:08
BNNK Batola Gelar Tes Urine di Warung Malam, Dua Warga Positif Narkoba
BNNK Barito Kuala kembali melaksanakan razia akhir tahun di sejumlah titik rawan, termasuk Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Alalak, Senin (08/12/2025) malam. Foto: Kabar Kalsel

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Kuala (Batola) kembali melaksanakan razia akhir tahun di sejumlah titik rawan, termasuk Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Alalak, Senin (08/12/2025) malam.

Berlangsung hingga dini hari, Selasa (09/12/2025), razia merupakan bagian dari Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). 

"Selain mengukur penyalahgunaan narkoba di daerah-daerah rawan, razia menjadi shock theraphy kepada masyarakat yang masih memakai," papar Kepala BNNK Batola, Iskandar Adam, di lokasi razia.

Adapun razia difokuskan di warung-warung malam yang berpotensi menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba. Teknisnya para pemandu lagu (LC) dan pengunjung dikumpulkan di satu lokasi untuk menjalani tes urine.

Dari pemeriksaan tersebut, 2 warga dinyatakan positif mengonsumsi methamphetamine. Mereka selanjutnya diedukasi mengenai bahaya penggunaan narkoba, lalu diarahkan mengikuti program konseling sebagai langkah pembinaan lebih lanjut.

"Oleh karena identitas yang bersangkutan sudah tercatat, seluruh kegiatan konseling akan terus dipantau. Kalau mereka tidak lapor dan mengikuti konseling, kami yang akan menjemput," tegas Adam.

"Tak hanya merugikan kesehatan, penggunaan narkoba juga berdampak terhadap ekonomi. Kami juga mengedukasi daya tangkal masyarakat dengan cara mencegah para pekerja malam dari penggunaan narkoba," sambungnya.

Razia serupa tidak hanya dilakukan di Trans Kalimantan, karena dalam waktu bersamaan juga disasar warung-warung malam di Jalan Marabahan-Margasari, Desa Batik, Kecamatan Bakumpai.

"Kami berterima kasih kepada Pemkab Batola, karena menyediakan anggaran yang dikelola oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)," beber Adam.
 
"Adapun dalam pelaksanaan razia, kami juga dibantu satuan kerja lain seperti Kodim 1005, Polres, Dinas Kesehatan dan Satpol PP Batola," tutupnya.