Debit Air Meningkat, Dinas Pendidikan Batola Buka Opsi BDR di Kawasan Terdampak
Menyikapi peningkatan debit air, Dinas Pendidikan (Disdik) Barito Kuala (Batola) membuka opsi Belajar Dari Rumah (BDR) di kawasan terdampak.
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Menyikapi peningkatan debit air, Dinas Pendidikan (Disdik) Barito Kuala (Batola) membuka opsi Belajar Dari Rumah (BDR) di kawasan terdampak.
Diketahui libur semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026 sudah berakhir, Sabtu (03/01/2026). Selanjutnya siswa seluruh satuan pendidikan kembali belajar seperti semula mulai, Senin (05/01/2025).
Namun seiring peningkatan intensitas hujan, debit air sungai meningkat dan mulai memasuki permukiman. Bahkan sejumlah rumah di Desa Antasan Segera, Tatah Alayung dan Tanipah di Kecamatan Mandastana mulai terendam.
Khusus di Antasan Segera, sebanyak 71 rumah terdampak dengan 277 jiwa (90 kepala keluarga). Adapun ketinggian air di dalam rumah antara 10 hingga 20 sentimeter. Sedangkan jalan yang terdampak sepanjang 3 kilometer dengan kedalaman air rata-rata 30 sentimeter.
Tidak hanya permukiman, fasilitas umum seperti sekolah juga terendam. Berdasarkan informasi dihimpun, air sudah menggenangi seluruh ruang kelas SDN Antasan Segera 1 dan 2, serta SDN Tanipah 1 dan SDN Cahaya Baru.
Memperhatikan situasi yang berkembang, Disdik Batola sudah bersiap mengeluarkan surat edaran tentang opsi pelaksanaan BDR di satuan pendidikan yang terdampak.
"Kalau sampai akhir libur semester masih belum surut, kami segera membuat surat edaran kepada satuan pendidikan yang terdampak untuk BDR," papar kepala Disdik Batola, Mas Aryansyah, Sabtu (03/01/2026).