DPRD Batola Pelajari Inovasi Jedi-KIM dan Diganta di Barito Timur

Komisi III DPRD Barito Kuala (Batola) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Barito Timur (Bartim), Senin (03/11/2025).

Nov 3, 2025 - 17:33
Nov 7, 2025 - 23:35
DPRD Batola Pelajari Inovasi Jedi-KIM dan Diganta di Barito Timur
Komisi III DPRD Batola melakukan kunjungan kerja ke Diskominfosantik Barito Timur, Senin (03/11/2025). Foto: Media Center Barito Timur

KABARKALSEL.COM, TAMIANG LAYANG – Komisi III DPRD Barito Kuala (Batola) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Barito Timur (Bartim), Senin (03/11/2025).

Rombongan DPRD Batola yang dipimpin Ketua Komisi III, Saleh, serta didampingi para anggota seperti Syarif Faisal, Nanang Kaderi, Suparman, H Murjani, Akhmad Bani dan Jauhar Arif.

Mereka diterima Kepala Diskominfosantik Bartim, Dwi Aryanto, bersama Sekretaris, Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Kabid E-Government, dan jajaran pegawai.

Adapun kunjungan bertujuan melakukan studi komparatif terkait penerapan Jejaring Digital Komunitas Informasi Masyarakat (Jedi-KIM) dan Aplikasi Digitalisasi Pencatatan Tamu (Diganta).

Kedua inovasi tersebut menjadi unggulan Diskominfosantik Bartim dalam pengelolaan informasi publik dan layanan administrasi digital.

"Kedua program tersebut dapat menjadi contoh penerapan teknologi informasi yang efektif, efisien, dan dekat dengan masyarakat," ungkap Saleh dikutip dari Antara.

Lebih jauh lagi, hasil studi komparatif dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola informasi publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

“Kami mengapresiasi inovasi yang dilakukan Diskominfosantik Bartim, sehingga bisa menjadi inspirasi dan dapat diadopsi di Batola kedepan,” tambah Saleh.

Sementara Dwi Aryanto juga mengapresiasi atas ketertarikan DPRD Batola terhadap Jedi-KIM dan Diganta, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai mekanisme pelaksanaan kedua program.

"Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya Diskominfosantik Bartim dalam mendorong transformasi digital di daerah," beber Dwi.

"Jedi-KIM dirancang untuk memperkuat jejaring informasi publik berbasis komunitas. Sedangkan Diganta menjadi inovasi dalam digitalisasi layanan administrasi tamu di lingkungan pemerintahan," tambahnya.