Duo Bersaudara MAB Racing Bawa Modal Positif Jelang APRC dan Kejurnas Rally 2026
Kesiapan Muhammad Kholillul Rahman dan Ahmad Sakha Rahim tampaknya sudah mendekati maksimal menjelang Asia Pacific Rally Championship (APRC) putaran 3 dan Kejurnas Rally putaran 4 2026 di Sumatera Utara.
KABARKALSEL.COM, MEDAN - Kesiapan Muhammad Kholillul Rahman dan Ahmad Sakha Rahim tampaknya sudah mendekati maksimal menjelang Asia Pacific Rally Championship (APRC) putaran 3 dan Kejurnas Rally putaran 4 2026 di Sumatera Utara.
Berlangsung di areal perkebunan PTPN IV Tobasari, Simalungun, kedua pereli muda MAB Racing HRVRT langsung mencuri perhatian dalam sesi shakedown, Kamis (06/08/2026).
Di atas lintasan sepanjang 3,46 kilometer, Muhammad bersama navigator Tri Arjuna mencatat waktu 1 menit 42,7 detik. Catatan ini menempatkan mereka di posisi keempat dari seluruh peserta.
Sementara Ahmad dengan navigator Zaki Supriatna membukukan waktu 1 menit 49,2 detik, sekaligus menempati peringkat kedelapan.
Meski belum menentukan apapun, shakedown menjadi kesempatan dua pereli bersaudara itu untuk mendapatkan setelan suspensi dan ban.
MAB HRVRT sendiri hanya menurunkan Muhammad dan Ahmad. Muhammad Fahrezi Fahd terpaksa absen, karena harus menemani sang istri yang akan menjalani persalinan.
Adapun pereli tercepat dalam shakedown masih dikuasai Ryan Nirwan dengan catatan waktu 1 menit 35,3 detik. Pereli Toyota Gazoo Racing Indonesia ini diikuti Aldio Oekon di peringkat kedua.
Sementara pereli tuan rumah Musa Rajekshah dari Bla Bla Bla Motorsport melengkapi tiga besar dengan catawan waktu 1 menit 39,3 detik.
Dibanding penampilan tiga seri sebelumnya di Kalimantan Selatan dan Jawa Tengah, Muhammad maupun Ahmad tampak lebih percaya diri.
Selain tidak lagi menjalani debut dalam rally panjang, mereka juga mendapatkan banyak masukan maupun bimbingan Alex Bercianos dan Matteo Roncari.
Kedua mentor dari Vittorio Caneva Rally School itu sengaja didatangkan dari Italia untuk memberikan pelajaran singkat di Sirkuit Pearl of Java (POJ) City Semarang, atau selepas Kejurnas Rally putaran kedua di tempat yang sama.
Diketahui Vittorio Caneva Rally School adalah satu-satunya sekolah reli yang menawarkan kursus reli untuk berbagai jenis permukaan lintasan.
Berkat pengalaman lebih dari 30 tahun, Vittorio Caneva Rally School juga telah melahirkan beberapa juara dunia, nasional dan regional.
Jarak 83,66 Kilometer
Dilangsungkan di trek yang terkenal dengan kontur naik turun curam, licin dan banyak tikungan patah di antara tanaman teh, APRC putaran 3 dan Kejurnas Rally putaran 4 di Tobasari menyajikan 10 Spesial Stage (SS) dalam dua leg.
Adapun leg pertama dengan total 83,66 kilometer menyediakan 6 SS dengan rincian Bah Butong 1 (8,44 kilometer), Tobasari B-1 (15,31 kilometer), Tobasari A-1 (18,08 kilometer), Bah Butong 2 (8,44 kilometer), Tobasari B-2 (15,31 kilometer) dan Tobasari A-2 (18,08 kilometer).
Sementara leg kedua sepanjang 84,56 kilometer terbagi dalam 4 SS. Rinciannya Tobasari A-1 reverse (18,27 kilometer),
SS 8 Tobasari B-1 reverse (15,15 kilometer), SS 9 Bah Butong 1 reverse (8,86 kilometer) dan SS 10 Tobasari B-2 reverse (15,15 kilometer).
Kejurnas Rally putaran 4 sendiri merupakan seri terakhir. Ryan Nirwan berpeluang mempertahankan gelar juara nasional, karena telah mengumpulkan total 30 poin.
Tb Adhi membuntuti di peringkat kedua dengan 18 poin. Namun pereli Dewa Motorsport ini absen di putaran keempat, karena juga harus mengikuti Asia Cross Country Rally (AXCR) di Thailand dalam waktu bersamaan.
Kemudian Musa Rajekshah di peringkat ketiga dengan 14 poin, Fahrezi Fahd 13 poin dan Aldio Oekon melengkapi lima besar dengan 12 poin.

