Kalsel Expo 2026 Cetak Transaksi Rp21 Miliar, Jutaan Pengunjung Padati Stan
Bukan sekadar pameran, Kalimantan Selatan (Kalsel) Expo 2026 berhasil menggerakkan aktivitas ekonomi dengan nilai transaksi menembus Rp21 miliar.
KABARKALSEL.COM, BANJARBARU – Bukan sekadar pameran, Kalimantan Selatan (Kalsel) Expo 2026 berhasil menggerakkan aktivitas ekonomi dengan nilai transaksi menembus Rp21 miliar.
Berlangsung sejak 12 Agustus, Kalsel Expo 2026 resmi ditutup Gubernur H Muhidin, Senin (17/08/2026). Event ini menjadi ruang promosi produk daerah, sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat dan dunia usaha melalui menghadirkan 325 stan.
Hasil yang dicatatkan Kalsel Expo 2026 pun tidak main-main. Selama enam hari pelaksanaan, nilai transaksi menembus Rp21.033.436.700.
Nilai tersebut berasal dari transaksi yang tercatat sebesar Rp19,33 miliar, termasuk pembelian sebuah truk tambang seharga Rp1,7 miliar oleh PT Rannisa Delapan Tiga Satu.
Selanjutnya nilai transaksi bertambah lagi dari penjualan 1 unit ekskavator senilai sekitar Rp1,3 miliar dan dua unit mobil listrik senilai sekitar Rp600 juta.
Tidak hanya nilai transaksi, jumlah pengunjung selama pelaksanaan juga meningkat menjadi sekitar 1.278.000 orang, termasuk pengunjung Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Pindeskel) Expo 2026.
"Capaian transaksi menjadi gambaran bahwa Kalsel Expo dapat berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM," papar Muhidin.
Penjualan sebuah truk tambang seharga Rp1,7 miliar ikut mendongkrak nilai transaksi yang terjadi di Kalsel Expo 2026. Foto: Media Center Kalsel
“Penguatan UMKM tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kalsel, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan memberikan ruang yang lebih luas untuk perkembanangan pelaku usaha lokal," imbuhnya.
Selain menjadi ruang promosi UMKM dan dunia usaha, Kalsel Expo 2026 turut menampilkan hasil pembangunan yang telah dilakukan Pemprov Kalsel bersama pemerintah kabupaten/kota sepanjang 2025.
"Diharapkan manfaat Kalsel Expo tidak semestinya berhenti setelah stan dibongkar dan pameran ditutup. Diharapkan jaringan usaha yang terbentuk, peluang pasar dan promosi produk selama kegiatan dapat terus berkembang," harap Muhidin.
Kesemarakan Kalsel Expo 2026 juga ditambah berbagai perlombaan seperti memasak nasi goreng bernuansa lokal yang diikuti kepala SKPD, mewarnai, lomba melukis, e-sport, spontanitas lomba kreatif hingga stan terbaik.
Untuk kategori SKPD Pemprov Kalsel, predikat stan terbaik diraih Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sedangkan dari kategori SKPD kabupaten/kota, gelar juara didapatkan Pemkab Tanah Bumbu.
Sementara kategori instansi vertikal menempatkan Korem 101/Antasari sebagai juara. Kemudian pemenang kategori BUMN diperoleh Bank Kalsel.
Sedangkan kategori swasta dimenangkan PT Arutmin Indonesia. Adapun dalam kategori organisasi, Dekranasda Tapin berhasil menjadi yang terbaik.

