Helikopter EastIndo Air Hilang Kontak di Mantewe Tanbu, Pencarian Mulai Dilakukan
Sebanyak 16 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian helikopter yang dilaporkan hilang kontak di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu (Tanbu), Senin (01/09/2025).
KABARKALSEL.COM, BATULICIN - Sebanyak 16 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian helikopter yang dilaporkan hilang kontak di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu (Tanbu), Senin (01/09/2025).
Awalnya helikopter jenis PK-RGH milik operator EastIndo Air itu lepas landas dari Bandara WAOK (Gusti Sjamsir Alam Kotabaru) pukul 00.46 UTC atau 07.46 WIB.
Membawa delapan penumpang, helikopter dijadwalkan tiba di Bandara WAGG (Tjilik Riwut Palangka Raya) pukul 02.15 UTC atau 09.15 WIB.
Kedelapan penumpang dalam helikopter adalah (captain) Haryanto, (engineering) Hendra Darmawan, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito dan Iboy Irfan Rosa.
Namun kontak terakhir dengan Radio VICEF Bandara Kotabaru tercatat pukul 00.54 UTC atau 07.54 WIB, atau sekitar 10 menit setelah lepas landas dalam posisi 10 nautical mile dari WAOK.
Segera setelah dilaporkan hilang kontak, pencarian langsung dilakukan 4 anggota SAR Batulicin dan 12 personel Brimob Polda Kalimantan Selatan.
“Pesawat dilaporkan hilang kontak di ketinggian 3.000 kaki. Kami memperkirakan berada di kawasan pegunungan Kecamatan Mantewe,” jelas Kepala Siaga SAR Batulicin, Abdul Aziz, dikutip dari Antara.
Untuk sementara titik kumpul pencarian dipusatkan di Kilometer 51 rest area Mentewe, sebelum menyebar menuju lokasi yang diperkirakan.
Sedangkan kendala utama pencarian di lapangan adalah minim sinyal komunikasi, sehingga tim pencari hanya mengandalkan radio.