Janji Pertamina Segera Memulihkan Pasokan Pertamax di Kalsel

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berjanji segera memulihkan suplai dan penyaluran pasokan pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Uum (SPBU) di Kalimantan Selatan.

Nov 19, 2025 - 21:29
Nov 19, 2025 - 21:31
Janji Pertamina Segera Memulihkan Pasokan Pertamax di Kalsel
Ilustrasi antrean pengendara sepeda motor di jalur pertamax yang terjadi di salah satu SPBU. Foto: Antara

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berjanji segera memulihkan suplai dan penyaluran pasokan pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Uum (SPBU) di Kalimantan Selatan.

Distribusi pertamax sempat terganggu, karena kendala tantangan cuaca perairan dalam pengiriman dari suplai utama ke Integrated Terminal BBM Banjarmasin.

Padahal permintaan masyarakat terhadap pertamax meningkat signifikan dalam sebulan terakhir, setelah isu pertalite bercampur air.

"Pertamax memang sempat tidak tersedia sejak, Selasa (18/11/2025)," papar pengawas SPBU di Jalan Pramuka, Hamdan, dikutip dari Antara, Rabu (19/11/2025).

"Sebenarnya pertamax tidak kosong, cuma penyaluran terkendala dan agak sedikit telat masuk ke SPBU. Kemungkaran mulai malam, suplai Pertamax sudah masuk kembali," sambungnya.

Sementara Area Manager Communication Relations dan CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, menjelaskan telah melakukan gerak cepat untuk mengatasi kendala pasokan.

"Langkah tersebut mencakup normalisasi dan build up stock secara bertahap, termasuk penambahan jam operasional terminal BBM agar proses penyaluran ke seluruh wilayah terdampak dapat segera dilakukan dengan cepat dan optimal," ungkap Edi.

Berita Terkait:

Pertalite Diduga Bercampur Air, Pemilik Motor di Banjarmasin Berbalik Buru Pertamax

Pertamax Turun Menjadi Rp12.950 Per Liter di Kalsel, Berikut Rincian Harga Selengkapnya

Meskipun terjadi kendala pasokan dari supply point, Edi menegaskan stok di SPBU terus diamankan. Selanjutnya manajemen stok terus dilakukan untuk melayani kebutuhan konsumen.

"Sekarang kapal suplai telah tiba di Banjarmasin. Adapun penyaluran pertamax dari Integrated Terminal BBM Banjarmasin ke SPBU telah dimulai kembali mulai, Selasa (17/11/2025) sore," papar Edi.

Khusus ke Tabalong, penyaluran BBM membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 jam dari Integrated Terminal Banjarmasin. Namun demikian, stok BBM di SPBU Tabalong terpantau dalam kondisi tersedia.

"Seluruh tim di lapangan telah dimaksimalkan untuk memastikan setiap langkah penanganan dilakukan efektif dan efisien, sehingga proses pemulihan stok dan penyaluran dapat optimal," tegas Edi.

Selain mempercepat pemulihan stok pertamax, PT Pertamina Patra Niaga juga menjamin kualitas dan ketersediaan produk pertalite sesuai spesifikasi yang ditentukan.

"Kami terus melakukan upaya terbaik untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, dan memastikan kualitas produk yang diterima sesuai spesifikasi," tutup Edi.