Polda Kalsel Menurunkan Ribuan Personel di Operasi Sekumpul Intan 2025

Menjelang Momen 5 Rajab di Sekumpul, Kecamatan Martapura, Banjar, Polda Kalimantan Selatan menggelar Operasi Sekumpul Intan 2025.

Dec 25, 2025 - 20:38
Dec 25, 2025 - 22:38
Polda Kalsel Menurunkan Ribuan Personel di Operasi Sekumpul Intan 2025
Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, bersama Kapolda dan Danrem 101 Antasari melakukan inspeksi dalam apel gelar pasukan Operasi Sekumpul Intan 2025. Foto: Humas DPRD Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARBARU – Menjelang Momen 5 Rajab di Sekumpul, Kecamatan Martapura, Banjar, Polda Kalimantan Selatan menggelar Operasi Sekumpul Intan 2025.

Pelaksanaan operasi kewilayahan itu ditandai dengan apel gelar pasukan dan Tactical Floor Game (TFG) di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Kamis (25/12/2025) sore.

Operasi Sekumpul Intan 2025 merupakan strategi pengamanan yang dirancang khusus untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran Momen 5 Rajab.

Diketahui dari tahun ketahun, kegiatan yang menjadi rangkaian haul KH Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul itu dihadiri jutaan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia, hingga bahkan luar negeri.

Adapun apel gelar pasukan bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, dan menyamakan persepsi seluruh unsur yang terlibat.

"Operasi Sekumpul Intan 2025 melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai unsur. Dari Polri sebanyak 3.099 personel, kemudian TNI hampir 700 personel, dan dari instansi lain sekitar 1.500 personel,” ungkap Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. 

Tak hanya aparat keamanan, ribuan relawan dan panitia juga menjadi elemen penting dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut, "Relawan yang terlibat berjumlah lebih dari 42.000 orang,” tambah Rosyanto.

Operasi Sekumpul Intan 2025 sendiri dilaksanakan dengan mengedepankan kerja sama antarinstansi serta pendekatan humanis dalam pengamanan.

“Melalui Sekumpul Intan 2025, kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan dengan baik, tanpa gangguan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaah,” beber Rosyanto.

Selain keamanan lokasi sekitar, Operasi Sekumpul Intan 2025 juga menempatkan pengamanan kesehatan sebagai salah satu perhatian utama.

Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, terdapat jamaah yang mengalami kelelahan, kambuh akibat penyakit penyerta (komorbid), bahkan hingga meninggal dunia.

“Kami juga menyiapkan tim kesehatan yang tidak hanya berada di pos pelayanan, tetapi juga turun langsung ke tengah jamaah,” tegas Rosyanto.

"Diharapkan setiap potensi gangguan kesehatan bisa segera terdeteksi dan langsung ditangani, sehingga tidak menimbulkan risiko yang lebih besar,” tutupnya.