Polres Batola Panen Jagung di Marabahan, Bukti Kepedulian Terhadap Ketahanan Pangan Nasional

Mendukung ketahanan pangan nasional, Polres Barito Kuala (Batola) menggelar panen raya jagung serentak, Sabtu (25/10/2025).

Oct 25, 2025 - 19:10
Oct 25, 2025 - 19:12
Polres Batola Panen Jagung di Marabahan, Bukti Kepedulian Terhadap Ketahanan Pangan Nasional
Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian, dalam syukuran panen raya jagung di Desa Sido Makmur, Kecamatan Marabahan, Sabtu (25/10/2025). Foto: Humas Polres Batola

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Mendukung ketahanan pangan nasional, Polres Barito Kuala (Batola) menggelar panen raya jagung serentak, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan tersebut dirangkai melalui Zoom Meeting dengan panen raya yang dilakukan Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, di Desa Sejahtera Mulia, Kecamatan Satui, Tanah Bumbu (Tanbu).

Sementara di Batola, panen dilakukan di Desa Sido Makmur, Kecamatan Marabahan, tepatnya di lahan binaan Polres Batola milik H Bambang.

Berhadir Kapolres AKBP Anib Bastian beserta Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek Marabahan dan puluhan personel. Panen semakin semarak, karena juga diikuti perwakilan sejumlah stakeholder.

Di antaranya Division Head Government Relation Community Development (GRCD) Hasnur Group Ahmad Riduan, Wakil Direktur PT PBB Edi Priyanto, dan Vice Direktur Julong Group Kalsel Rahmad Ade Hidayatullah.

Diketahui program ketahanan pangan merupakan salah satu inisiatif strategis Polri yang bertujuan mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional.

Melalui program tersebut, Polri tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga berperan sebagai motor penggerak pembangunan di sektor pertanian dan peternakan, terutama di wilayah potensial yang belum tergarap optimal.

Dalam implementasi di lapangan, Polri memanfaatkan lahan-lahan tidur milik institusi, perusahaan, maupun kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

Selanjutnya lahan ditanami berbagai komoditas pangan seperti padi, jagung, sayur-sayuran, serta mengembangkan peternakan dan perikanan.

Adapun di Sido Makmur, panen dilakukan di lahan seluas 4 hektare dengan jenis jagung Titian 19. Sekarang hasil panen masih dalam proses pengeringan.

“Melalui panen jagung, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor pangan,” papar Anib Bastian.