Jalur Panjat Tebing Baru Dibuka di Batu Sawar HST, Tantangan 90 Meter Menanti

Potensi wisata petualangan di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Hulu Sungai Tengah (HST), semakin terbuka seiring penambahan jalur panjat tebing Batu Sawar.

Sep 23, 2026 - 23:59
Sep 23, 2026 - 23:59
Jalur Panjat Tebing Baru Dibuka di Batu Sawar HST, Tantangan 90 Meter Menanti
Batu Sawar di Desa Nateh yang memiliki potensi besar dikembangkan menjadi venue olahraga adventure dan fun climbing. Foto: Antara

KABARKALSEL.COM, BARABAI - Potensi wisata petualangan di Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Hulu Sungai Tengah (HST), semakin terbuka seiring penambahan jalur panjat tebing Batu Sawar.

Dua jalur tersebut masing-masing memiliki ketinggian 90 meter dan 20 meter. Jalur 90 meter disiapkan untuk petualang melalui konsep adventure climbing. Sementara jalur 20 meter diperuntukkan masyarakat umum melalui fun climbing.

Pembukaan jalur dilakukan dalam Sawar Rock Traditional Climbing Himalaya Style yang berlangsung 18 hingga 20 September 2026. Kegiatan ini diikuti pemanjat gabungan dari sejumlah komunitas, organisasi panjat tebing dan kegiatan alam di Kalimantan Selatan.

Mulai dari Fedeasi Panjang Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan dan HST, Vertical Rescue Kalsel, TRM, Skasaba Rescue, Gambah Training Center (GTC), LEO Outdoor HST dan Murakata Outdoor Service.

Kemudian Sispala Tunas Banua, Mapala Uniska, Ranix Climbing Club, HST Sport Climbing, Pemanjat Kalcer, dan BPK Rama, termasuk Pengelola Wisata Goa Sawar dan masyarakat Desa Nateh.

“Pembukaan jalur baru tersebut tidak sekadar menjadi ruang bagi para pemanjat untuk mencoba tantangan baru,” papar Koordinator Sawar Rock Traditional Climbing Himalaya Style, Muhammad Mukhlis, dikutip dari Antara, Rabu (23/09/2026).

“Juga menjadi bagian dari upaya kami mengenalkan wisata minat khusus panjat tebing alam kepada para pemanjat maupun masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap wisata petualangan,” imbuhnya.

Kehadiran jalur baru di Batu Sawar juga diharapkan dapat memperkuat potensi wisata di Desa Nateh yang memiliki Wisata Goa Sawar. 

“Potensi tersebut masih sangat terbuka dikembangkan, karena Desa Nateh memiliki cukup banyak tebing alam. Kami ingin mengoptimalkan potensi ini agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” tutup Mukhlis.