Menang Tipis Atas PSIS, Asa Barito Putera ke Puncak Klasemen Masih Terjaga
Kemenangan penting dipetik Barito Putera atas PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (05/04/2026) sore.
KABARKALSEL.COM, SEMARANG - Kemenangan penting dipetik Barito Putera atas PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (05/04/2026) sore.
Barito Putera banyak melakukan perubahan starter, seiring larangan bermain yang diterima sejumlah pemain. Khusus di lini depan, skorsing Alexsandro Fereira membuat Renan Alves langsung diplot sebagai striker.
Untuk mengisi pos yang ditinggalkan Renan Alves, pelatih Stefano Cugurra menduetkan Fabiano Beltrame dengan Haudi Abdillah.
Meski demikian, PSIS Semarang belum mampu memanfaatkan situasi yang dialami Barito Putera. Padahal tidak sekali pemain-pemain melakukan passing.
Setidaknya hingga separuh babak pertama berjalan, belum satu pun peluang berbahaya yang diperoleh Esteban Vizcarra, Beto Goncalves, maupun Denilson Rodriguez.
Di sisi lain, permainan Barito perlahan mulai membaik. Akhirnya di menit 23, Bayu Pradana membawa Laskar Antasari unggul lebih dulu.
Gol diawali lemparan ke dalam Aditya Daffa yang menuju kotak penalti. Lantas bola dipantulkan Wildan Ramdhani yang sekaligus menjadi umpan untuk Renan Alves di kanan gawang.
Tanpa pikir panjang, Renan mengirim umpan ke depan gawang. Bola membentur kaki Ibrahim Sanjaya dan nyaris menjadi gol bunuh diri seandainya tidak diblok kaki kiper Mario Londok.
Namun sapuan Mario Londok kurang sempurna, karena bola jatuh di kaki Bayu Pradana. Dalam sepersekian detik, kapten Barito Putera ini menyelesaikan peluang tanpa kesalahan.
Memasuki menit 45+4, Renan Alves mendapatkan peluang dengan memanfaatkan kesalahan Dani Ibrohim. Akan tetapi sepakan bek tengah berpaspor Brasil ini masih melambung.
Adapun kesempatan yang diperoleh PSIS melalui Ezteban Vizcarra di menit 45+5, juga tak membuahkan hasil. Sundulan legiun asing ini terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Muhammad Ridho.
Selepas turun minum, tepatnya di menit 50, Barito Putera memperoleh peluang berurutan. Diawali sepakan mendatar Renan Alves yang masih bisa ditangkap Mario Londok.
Beberapa detik berselang, Mario Londok kembali membuat penyelamatan dengan memblok sepakan Basajum Latuconsina dari arah kiri gawang.
Muhammad Wildan sebenarnya menggandakan keunggulan Barito Putera di menit 53, seusai menerima umpan Rizky Rizaldi Pora. Namun gol tidak disahkan, karena Renan Alves sudah terjebak offside sebelum mengumpan kepada Pora.
Barito sendiri terlihat lebih leluasa menyerang balik, seiring keputusan PSS yang menaikkan garis pertahanan. Beberapa kali Renan Alves, Wildan Ramdhani dan Renan Alves dalam posisi tidak terkawal.
Peluang bagus dicatatkan Rizky Rizaldi Pora di menit 55 melalui tendangan melengkung dari luar kotak penalti. Namun kembali Mario Londok membuat penyelamatan gemilang.
Cornelius Stewart yang masuk menggantikan Rizky Rizaldi Pora di menit 59, membuat umpan berbahaya di menit 61. Akan tetapi Muhammad Hargianto, dua kali gagal menaklukkan Mario Londok di depan gawang.
Kemudian PSIS mendapatkan peluang bagus di menit 65 melalui tendangan sudut. Meski berhasil memenangi duel udara, sundulan Outavio Dutra masih sedikit melenceng.
Menyikapi penurunan kondisi beberapa pemain, Stefano Cugurra melakukan tiga pergantian sekaligus di menit 73, termasuk memberikan menit bermain kepada Gerard Edginataqi.
Kembali Outavio Dutra membuat peluang berbahaya di menit 88 melalui tendangan dari luar kotak penalti. Namun Muhammad Ridho dalam posisi ideal untuk memblok bola.
Hingga babak kedua melewati injury time 8 menit, Barito berhasil mempertahankan keunggulan. Namun kemenangan ini tak mengubah posisi mereka di peringkat ketiga klasemen sementara Grup B.
Dengan 45 poin, Barito masih tertinggal 1 angka dari Persipura Jayapura di peringkat kedua. Sedangkan dengan PSS Sleman di puncak, Bayu Pradana cs defisit 4 poin.



