Cuaca Ekstrem di Laut, Stok Ikan di Pelabuhan Banjar Raya Kalsel Diklaim Aman

Cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah perairan di Kalimantan Selatan mulai berdampak kepada aktivitas nelayan.

May 7, 2026 - 20:11
May 8, 2026 - 00:12
Cuaca Ekstrem di Laut, Stok Ikan di Pelabuhan Banjar Raya Kalsel Diklaim Aman
Gerbang UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin di Jalan Barito Hulu, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin. Foto: Media Center Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah perairan di Kalimantan Selatan mulai berdampak kepada aktivitas nelayan. 

Hasil tangkapan juga sedikit berkurang, sementara sebagian nelayan memilih membatasi aktivitas melaut demi keselamatan pelayaran.

Untungnya pasokan ikan untuk masyarakat diklaim masih aman. Bahkan UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin menyebut stok ikan di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya tetap mencukupi kebutuhan pasar.

“Memang cuaca ekstrem cukup berpengaruh terhadap hasil tangkapan nelayan, tetapi stok ikan di pelabuhan masih aman,” papar Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Ahmad Jaki, Kamis (07/05/2026).

"Stok ikan yang tersedia di pelabuhan mencapai sekitar 350 ton. Adapun jenis ikan yang mendominasi antara lain ikan layang, tongkol, dan kembung," imbuhnya.

Sementara distribusi ikan tetap berjalan, karena pelabuhan tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan nelayan lokal di Tabanio dan Jorong. 

Pasokan juga ditopang kapal pengangkut ikan dan distribusi dari Jawa Tengah maupun Jakarta menggunakan truk freezer dengan kapasitas mencapai 20 ton.

“Seluruh kapal ikan yang beraktivitas di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya merupakan kapal pengangkut," jelas Jaki.

"Kapal yang berizin pusat mengambil ikan di atas 12 mil dari nelayan Kalsel. Sedangkan kapal berizin daerah beroperasi di bawah 12 mil,” sambungnya.

Sementara harga di tingkat pelabuhan masih relatif stabil. Harga ikan layang panjang berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan ikan kembung dalam rentang harga Rp40 ribu hingga Rp43 ribu per kilogram.

"Untuk hasil tangkapan nelayan lokal lain seperti udang dan cumi, stok masih tersedia, meski dalam jumlah terbatas," beber Jaki.

Harga udang indomanis sekitar Rp95 ribu per kilogram, udang PC Rp45 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram, sementara cumi seharga Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram.

Sebagai langkah keselamatan, Pelabuhan Perikanan Banjar Raya juga menyediakan layar informasi cuaca BMKG secara realtime yang dapat dipantau nelayan sebelum berlayar. 

Pun Surat Persetujuan Berlayar (SPB) tidak akan dikeluarkan, apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan keselamatan.

"Sebagian besar nelayan sebenarnya sudah cukup memahami pola cuaca di laut. Ketika cuaca tiba-tiba memburuk, mereka biasanya memilih berlindung di pulau terdekat sambil menunggu kondisi kembali aman," tutup Jaki.