Momen 5 Rajab, Kedatangan Penumpang di Bandara Syamsudin Noor Tembus 50 Ribu Orang
Momen 5 Rajab atau haul ke Abah Guru Sekumpul di Martapura, kembali membawa dampak signifikan terhadap pergerakan transportasi udara di Kalimantan Selatan.
KABARKALSEL.COM, BANJARBARU – Momen 5 Rajab atau haul Abah Guru Sekumpul di Martapura, kembali membawa dampak signifikan terhadap pergerakan transportasi udara di Kalimantan Selatan.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat lonjakan jumlah penumpang yang tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin selama periode pelaksanaan.
Sebanyak 50.057 penumpang tercatat tiba dalam periode 24 hingga 28 Desember 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sekitar 5 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencatat 47.874 penumpang.
Aktivitas penerbangan juga mengalami peningkatan. Tercatat 416 pergerakan pesawat atau naik 2 persen dibandingkan periode haul sebelumnya yang mencatat 409 pergerakan.
“Kami bersyukur atas antusiasme pengguna jasa selama momentum akhir tahun yang bertepatan dengan Momen 5 Rajab," ungkap General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, dikutip dari Antara, Selasa (30/12/2025).
"Tentunya itu menjadi kepercayaan yang sekaligus menjadi tanggung jawab besar kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” sambungnya.
Untuk mendukung kenyamanan jamaah, pengelola bandara menghadirkan Posko Haul Sekumpul di area kedatangan domestik.
Adapun posko beroperasi sejak 21 hingga 28 Desember 2025 dengan melibatkan relawan yang menyediakan makanan dan minuman ringan gratis untuk para pengguna jasa bandara.
Tak hanya itu, juga tersedia layanan angkutan taksi gratis dengan rute Bandara Internasional Syamsudin Noor–Sekumpul sebagai bentuk dukungan langsung kepada jemaah.
“Semoga segala ikhtiar dan pelayanan yang diberikan dengan sepenuh hati ini membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.
Apresiasi juga datang dari para jamaah. Fatimah yang datang dari Palembang, Sumatera Selatan, terkesan dengan pelayanan di Bandara Syamsudin Noor.
“Sambutan para petugas ramah. Fasilitas gratis yang disediakan juga sangat membantu jamaah. Pelayanan juga sungguh luar biasa,” paparnya.
Kesimpulan serupa yang dilontarkan Dede Marshel yang membawa jemaah asal Pasuruan, Jawa Timur, sebanyak 9 orang.
"Sambutan warga Kalsel memang luar biasa. Semuanya gratis. Hal seperti ini tidak akan ditemukan di tempat lain," ungkap Dede yang sudah tiga kali mengikuti haul.