Motif Dendam di Balik Perkelahian Berdarah di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin
Terungkap motif di balik perkelahian berdarah yang menewaskan FWA (30) di Pasar Sentra Antasari, Kelurahan Kelayan Luar, Banjarmasin Tengah, Minggu (24/08/05) sore.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Terungkap motif di balik perkelahian berdarah yang menewaskan FWA (30) di Pasar Sentra Antasari, Kelurahan Kelayan Luar, Banjarmasin Tengah, Minggu (24/08/05) sore.
Warga Gang Sejahtera II, Kelayan Luar, Banjarmasin Tengah, itu dianiaya hingga tewas oleh pelaku berinisial SG (46) yang tinggal di Gang Hidayah, Jalan Ahmad Yani Km 4,5, Banjarmasin Timur.
Tidak lama setelah kejadian, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Banjarmasin Tengah dan dijerat dengan Pasal 351 KUHP jo 338 KUHP.
Adapun perkelahian dipicu minuman alkohol oplosan yang dikonsumsi korban dan pelaku bersama sejumlah rekan di Pasar Sentra Antasari.
"Sejak pukul 11.00 Wita, korban sudah duduk dan minum," jelas Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Indra Agung Perdana Putra, melalui Kanit Reskrim Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah, dikutip dari Antara, Selasa (27/08/2025).
Kemudian sekitar pukul 14.00 Wita, pelaku datang dan ikut berkumpul. Selanjutnya salah seorang saksi berinisiatif menambah minuman dengan biaya patungan.
Pelaku sempat pulang ke rumah dan mengambil sebilah pisau, lalu kembali ke tempat berkumpul. Tak lama berselang, ibu pelaku datang dan langsung menegur agar berhenti mabuk-mabukan.
Sampai sang ibu meninggalkan lokasi kejadian, pelaku hanya diam. Lantas korban mendekat dan menasihati pelaku agar mendengarkan pesan orang tua. Sembari memberi nasihat, korban juga mengancam akan memukul pelaku.
Setelah mendengar ucapan korban, pelaku naik pitam lantaran kerap dipukuli. SG kemudian mengeluarkan senjata tajam dari pinggang depan kanan, lalu ditusukkan ke dada korban sebelah kanan.
Mengetahui kejadian itu, sejumlah saksi meminta pertolongan. Kemudian korban dibawa ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin, tetapi akhirnya meninggal dunia.