Pangdam XXII/Tambun Bungai Semangati Prajurit Yonif TP 925/Ksatria Wangkang di Batola

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menyambangi Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 925/Ksatria Wangkang, Senin (30/03/2026) siang.

Maret 30, 2026 - 20:14
Maret 30, 2026 - 20:16
Pangdam XXII/Tambun Bungai Semangati Prajurit Yonif TP 925/Ksatria Wangkang di Batola
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 925/Ksatria Wangkang, Senin (30/03/2026) siang. Foto: Kabar Kalsel

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menyambangi Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 925/Ksatria Wangkang, Senin (30/03/2026) siang.

Kedatangan jenderal bintang dua itu di Kecamatan Marabahan, Barito Kuala (Batola), disambut Danyonif TP 925/Ksatria Wangkang Mayor Inf Zulfikar Ali Nugroho, didampingi Wadanyon Kapten Inf Yoan Steven Pulo, dan ratusan prajurit dengan yel-yel penuh semangat.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Zainul didampingi Asops Kasdam Kolonel Inf Danang Prasetyo Wibowo, Aslog Kasdam Kolonel Czi Aji Sujiwo, dan Kazidam Kolonel Czi Daniel Panjaitan. 

Turut mendampingi Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, dan Komandan Kodim 1005/Batola Letkol Inf Anton Mahriadi.

Kedatangan Zainul tidak hanya menengok langsung kondisi prajurit, tetapi juga memberikan semangat lantaran mereka masih ditempatkan di markas sementara.

Diketahui sejak menginjakkan kaki di Bumi Selidah, Minggu (08/03/2026), sebanyak 526 prajurit ditempatkan di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Pemkab Batola. 

Untuk melepas lelah selama beraktivitas, digunakan ratusan velbed yang digelar di lantai utama maupun mezanin gedung tersebut.

Adapun markas permanen Yonif TP 925/Ksatria Wangkang akan dibangun di dekat Long Storage Batola, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan. 

Berita Terkait: Sejarah! Ratusan Prajurit Yonif TP 925/Ksatria Wangkang Resmi Bertugas di Batola

"Pembangunan markas Yonif TP gelombang pertama sudah selesai. Sedangkan gelombang kedua masih berproses dan diharapkan segera selesai dalam beberapa bulan mendatang," ungkap Zainul.

“Untuk tahap ketiga, termasuk Yonif TP 925/Ksatria Wangkang, terus dikomunikasikan bersama Kementerian Pertahanan agar pembangunan markas bisa segera dimulai dan dituntaskan dalam waktu sekitar delapan bulan kedepan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zainul juga mengingatkan prajurit agar memahami dinamika yang sedang terjadi, baik di dalam negeri maupun global. 

Dimulai penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera yang terjadi akhir 2025. Dilanjutkan eskalasi di Timur Tengah yang turut berdampak terhadap alokasi anggaran.

"Meski demikian, kami menginginkan seluruh prajurit tetap berjiwa besar dan dewasa memahami kondisi. Jangan berpikir tidak menjadi prioritas, karena semuanya sudah dipikirkan negara," tegas Zainul.

Dalam kondisi keterbatasan, Pangdam XXII/Tambun Bungai memerintahkan seluruh prajurit untuk tetap menjaga disiplin, ketertiban, dan semangat berlatih maupun ketika mendapat penugasan. 

Juga mampu mengawasi diri masing-masing dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. Apabila menghadapi permasalahan, prajurit diminta segera melapor kepada komandan satuan dan tidak memendam persoalan sendiri.

"Kedepan prajurit Yonif TP juga akan dilibatkan dalam penugasan operasi selayaknya prajurit infanteri, bukan hanya untuk menjaga ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur dan sebagainya," tukas Zainul.