Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Tembus 2.154 Penumpang

Puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin terjadi 28 hingga 29 Maret. Total sebanyak 2.154 penumpang tiba dalam dua hari berturut-turut.

Maret 29, 2026 - 23:32
Maret 29, 2026 - 23:32
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Tembus 2.154 Penumpang
Total sebanyak 2.154 penumpang tiba dalam puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Foto: Antara

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN – Puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin terjadi 28 hingga 29 Maret. Total sebanyak 2.154 penumpang tiba dalam dua hari berturut-turut.

Dalam catatan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, jumlah penumpang terbanyak terjadi di akhir pekan.

“Sebanyak 1.076 penumpang tiba 28 Maret 2026. Sedangkan sebanyak 1.078 orang lagi tiba 29 Maret 2026," ungkap Ketua Koordinator Harian Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2026, Mochamad Wariadi, dikutip dari Antara, Minggu (29/03/2026).

KM Dharma Rucitra I menjadi penyumbang terbesar arus kedatangan dengan membawa 1.026 penumpang yang tiba sore hari. Sementara KM Hai Da menyusul dengan 47 penumpang di malam hari.

Selain lonjakan penumpang, arus kendaraan yang masuk ke pelabuhan juga didominasi kendaraan pribadi. Tercatat sebanyak 156 unit mobil masuk, disertai sepeda motor, truk sedang dan besar, hingga tronton.

Adapun secara kumulatif, jumlah penumpang arus balik yang tiba melalui Pelabuhan Trisakti telah melampaui 5.500 orang hingga akhir pekan. Angka ini sudah melebihi 50 persen dari total penumpang yang berangkat mudik sebanyak 10.950 orang.

"Dinamika pergerakan penumpang turut dipengaruhi pemudik yang baru berangkat 25 Maret 2026, karena keterbatasan tiket di periode sebelumnya," jelas Wariadi.

“Namun setelah 25 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat menurun signifikan. Sebaliknya arus balik mulai meningkat,” tambahnya.

Meski terjadi lonjakan, operasional pelabuhan dipastikan tetap berjalan lancar dan terkendali. Jadwal kedatangan maupun keberangkatan kapal relatif tepat waktu tanpa hambatan berarti.

"Kami selalu mengimbau para penumpang untuk selalu membawa tiket resmi, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengikuti arahan petugas di pelabuhan," jelas Wariadi.

"Penumpang yang membutuhkan informasi atau bantuan, disarankan mendatangi posko terpadu guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman," tutupnya.