Resmi Pimpin KONI Kalsel, Hasnuryadi Ungkap Strategi Kejar Sepuluh Besar PON 2028
Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Selatan 2026 di Hotel Aria Barito, Sabtu (04/07/2026), menetapkan H Hasnuryadi Sulaiman sebagai ketua umum periode 2026-2030.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Selatan 2026 di Hotel Aria Barito, Sabtu (04/07/2026), menetapkan H Hasnuryadi Sulaiman sebagai ketua umum periode 2026-2030.
Wakil Gubernur Kalsel tersebut adalah calon tunggal yang lolos verifikasi administratif untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum.
Sebagai calon tunggal, Hasnuryadi mengantongi dukungan mayoritas berupa 13 KONI kabupaten/kota dan 51 cabang olahraga.
Dalam pemilihan tersebut, proses penetapan berjalan cepat setelah seluruh peserta menyepakati satu nama sebagai calon tunggal, sehingga keputusan aklamasi tidak terhindarkan.
Selanjutnya Ketua Umum periode 2015–2026, H Bambang Heri Purnama, secara bendera KONI kepada Hasnuryadi sebagai simbolis peralihan kepemimpinan.
Hasnuryadi mengikuti jejak sang ayah H Abdussamad Sulaiman HB yang memimpin KONI Kalsel selama dua periode berturut-turut mulai 2009–2013 dan 2013–2018.
"Kondisi KONI Kalsel sekarang sudah berada dalam posisi yang baik, sehingga kebersamaan harus terus dipertahankan agar tidak perlu memulai kembali dari awal," ungkap Hasnuryadi sesuai resmi menjadi ketua.
“Tentunya harus dilakukan pembinaan, supaya para atlet semakin berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Tak kalah penting adalah kesejahteraan harus diperhatikan, supaya mereka tidak pindah ke provinsi lain dan bisa mengharumkan nama daerah sendiri,” imbuhnya.
Terkait PON XXII Nusa Tenggara Barat–Nusa Tenggara Timur dan Jakarta 2028, Kalsel ditargetkan memperoleh peningkatan peringkat.
Salah satu ide yang dicetuskan demi target tersebut adalah setiap kepala daerah di Kalsel membina minimal satu cabang olahraga dengan target meraih satu medali emas.
“Setelah menempati peringkat 15 di PON 2024, target kami adalah agar lebih baik lagi. Dengan kerja bersama merangkul semua, kami berharap Kalsel bisa masuk sepuluh besar," tegas Hasnuryadi.
Sementara Bambang Heri Permana menekankan agar KONI periode 2026-2030 memperhatikan kebutuhan atlet, sehingga mereka tidak diambil provinsi lain dan menjaga perolehan emas di PON.
“InsyaAllah bersama ketua baru, olahraga di Kalsel akan maju karena dipimpin figur yang mengerti olahraga," papar Bambang yang juga Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kalsel.
Selain pemilihan dan penetapan ketua umum, Musorprov KONI Kalsel 2026 juga dirangkaikan dengan penetapan Federasi Savate Indonesia (FSI) dan Federasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) sebagai anggota baru.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bupati Hulu Sungai Utara tentang kesiapan menjadi tuan rumah Porpov XIII/2029, sekaligus pengesahan tuan rumah.

