Lion Air Resmi Buka Rute Banjarmasin-Kuala Lumpur, Konektivitas Global Kalsel Semakin Kuat
Masyarakat Kalimantan Selatan memiliki akses yang lebih banyak menuju Malaysia, setelah Lion Air resmi membuka rute penerbangan langsung Banjarmasin–Kuala Lumpur melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Senin (29/06/2026).
KABARKALSEL.COM, BANJARBARU - Masyarakat Kalimantan Selatan memiliki akses yang lebih banyak menuju Malaysia, setelah Lion Air resmi membuka rute penerbangan langsung Banjarmasin–Kuala Lumpur melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Senin (29/06/2026).
Lion Air sendiri menyusul AirAsia yang lebih dulu menyediakan penerbangan langsung Banjarmasin-Kuala Lumpur sejak 20 Oktober 2025 lalu.
"Apresiasi Pemprov Kalsel kepada Lion Air atas pembukaan rute penerbangan internasional dari Banjarmasin-Kuala Lumpur," papar Gubernur melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Adi Santoso, dalam ceremony penerbangan perdana.
"Kami yakin masyarakat Kalsel menyambut baik rute baru tersebut sebagai sarana transportasi untuk bepergian dari dan ke negara-negara tetangga,” imbuhnya.
Kuala Lumpur masih menjadi salah satu destinasi internasional yang paling banyak dikunjungi masyarakat Kalsel. Adapun penerbangan langsung diharapkan menarik lebih banyak wisatawan Malaysia ke Kalsel.
Di sisi lain, Pemprov Kalsel berharap Lion Air dapat menghadirkan layanan penerbangan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, ketepatan waktu, dan kualitas pelayanan.
“Penerbangan langsung Banjarmasin–Kuala Lumpur menjadi langkah strategis untuk menghubungkan Kalsel dengan dunia internasional," beber Adi.
"Dampaknya akan terasa terhadap pertumbuhan ekonomi, karena investasi dan pariwisata memiliki peluang untuk berkembang lebih baik," sambungnya.
Penerbangan Banjarmasin-Kuala Lumpur tersedia setiap Senin dan Kamis. Keberangkatan dijadwalkan pukul 13.40 Wita, sedangkan kepulangan pukul 17.30 MYT dengan tiket terusan seharga Rp5,2 juta.
Sementara General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, juga meyakini peluang pertumbuhan ekonomi yang berkembang dari konektivitas tersebut.
"Respons masyarakat terhadap rute baru cukup menggembirakan. Untuk penerbangan perdana, tingkat keterisian kursi mencapai sekitar 70 persen," ungkap Stephanus.
"Sebanyak 168 penumpang tercatat menggunakan layanan tersebut, dengan mayoritas merupakan jemaah umrah yang memanfaatkan Kuala Lumpur sebagai kota transit menuju Arab Saudi," tutupnya.




