Selamat! Kalsel Kembali Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak 2025

Setelah edisi 2023, kembali Pemprov Kalimantan Selatan meraih penghargaan Provinsi Layak Anak (Provila) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Aug 8, 2025 - 23:07
Aug 10, 2025 - 23:15
Selamat! Kalsel Kembali Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak 2025
Wakil Gubernur Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman, menerima piagam Provinsi Layak Anak (Provila) dari Menko PMK Pratigno yang didampingi Menteri PPPA Arifah Fauzi. Foto: Biro Adpim Kalsel

KABARKALSEL.COM, JAKARTA - Setelah edisi 2023, kembali Pemprov Kalimantan Selatan meraih penghargaan Provinsi Layak Anak (Provila) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). 

Penghargaan diterima Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman di Malam Penganugerahan Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025 di Auditorium KH M Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Jumat (08/08/2025).

Adapun piagam penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, serta Menteri PPPA Arifah Fauzi.

“Alhamdulillah Pemprov Kalsel menerima penghargaan Provila. Semoga ini menambahkan semangat agar Kalsel menjadi daerah yang lifeable (layak huni) dan loveable (menyenangkan),” ungkap Hasnuryadi.

Tercatat hanya 13 provinsi yang menerima Provila 2025. Selain Kalimantan Selatan, penghargaan serupa diperoleh Bali, Banten, dan DI Yogyakarta.

Kemudian DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Riau, dan Sumatera Barat.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, daerah layak anak wajib melaksanakan lima klaster hak anak. Mulai dari hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar, kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.

Sementara proses evaluasi KLA 2025 sendiri dilakukan dengan mekanisme ketat. Mulai dari evaluasi mandiri, verifikasi administrasi, hingga verifikasi lapangan secara hybrid. Penilaian juga melibatkan kementerian/lembaga terkait, serta mendengarkan aspirasi anak di seluruh daerah.

"Apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi memperhatikan hak-hak anak melalui berbagai program ramah anak, baik aspek pendidikan, rumah sakit, hingga layanan publik lain," papar Hasnuryadi.

Sementara penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 diberikan kepada 355 kabupaten/kota yang terdiri dari 22 kategori utama, 69 kategori nindya, 125 kategori madya, dan 139 kategori pratama. 

Adapun di Kalsel, Hulu Sungai Selatan menerima penghargaan kategori utama. Sedangkan kategori nindya disandang Banjar dan Balangan. 

Kemudian kategori madya diraih Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Tabalong, dan Hulu Sungai Utara. Sementara kategori pratama diterima Hulu Sungai Tengah, Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Tapin.