Songsong Indonesia Emas 2045, DPRD Dukung Peningkatan Layanan KIA di Batola

Komitmen penuh diberikan DPRD Barito Kuala (Batola) dalam upaya peningkatan layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di RSUD H Abdul Aziz Marabahan.

Jun 16, 2025 - 19:39
Jun 17, 2025 - 02:19
Songsong Indonesia Emas 2045, DPRD Dukung Peningkatan Layanan KIA di Batola
Ketua Pengampuan Program KIA RSUD Ulin Banjarmasin, dr Pudji Andayani, memberikan paparan dalam visitasi pelayan KIA di Batola. Foto: Diskominfo Batola
Songsong Indonesia Emas 2045, DPRD Dukung Peningkatan Layanan KIA di Batola

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Komitmen penuh diberikan DPRD Barito Kuala (Batola) dalam upaya peningkatan layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di RSUD H Abdul Aziz Marabahan.

Sesuai tugas dan fungsi, DPRD Batola akan memberikan dukungan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

"DPRD Batola mendukung sepenuhnya peningkatan pelayanan KIA sebagai bagian dari tanggung jawab kami dalam fungsi pengawasan dan penganggaran," papar Wakil Ketua I DPRD Batola, Harmuni, ketika menerima visitasi Pengampuan KIA RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (16/06/2025).

"Kami juga ingin memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan dapat mendorong pemenuhan standar pelayanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, serta memberi dampak nyata kepada masyarakat," imbuhnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Batola, Zulkipli Yadi Noor, berharap pengampuan yang dilakukan RSUD Ulin dapat meningkatkan kualitas pelayanan RSUD H Abdul Aziz Marabahan.

"Kalau kesehatan ibu dan anak tak diperhatikan, kualitas SDM yang lahir juga tidak akan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," tegas Zulkipli.

"Meski tidak ringan, kami berharap RSUD H Abdul Aziz Marabahan bisa menjadi rumah sakit yang unggul fisik dan pelayanan," papar Zulkipli.

Diketahui RSUD Ulin Banjarmasin menjadi salah satu dari 10 rumah sakit nasional pengampu yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Tidak hanya KIA, layanan prioritas yang dilayani RSUD Ulin adalah kanker, kardiovaskular, gastrohepatologi, stroke, uronefrologi, respirasi dan tuberkulosis, diabetes melitus, serta Penyakit Infeksi dan Emerging (PIE).

Selain memberikan pelayanan, pengampuan juga bertujuan memberikan bimbingan dan mengayomi rumah sakit di seluruh kabupaten/kota.

Sementara Ketua Pengampuan Program KIA RSUD Ulin Banjarmasin, dr Pudji Andayani, mengakui RSUD H Abdul Aziz masih berada di level madya berdasarkan klasifikasi dari Kemenkese. 

Namun demikian, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari fasilitas. Aspek lain yang menentukan adalah efektivitas, mudah diakses, adil dan aman. 

"Faktor yang tidak kalah penting adalah sinergi antarbidang mulai dari dari bedah, anestesi, penyakit dalam, sampai rehabilitasi. Ini yang akan menentukan kualitas pelayanan KIA," tutup Andayani.