Tak Terkalahkan di Final Four, Munthe FC Kotabaru Juara Linus Kalsel 2026

Munthe FC Kotabaru menutup perjalanan di Nusantara Futsal League (Linus) Kalimantan Selatan 2026 dengan status juara.

Aug 10, 2026 - 19:36
Aug 11, 2026 - 19:37
Tak Terkalahkan di Final Four, Munthe FC Kotabaru Juara Linus Kalsel 2026
Selebrasi Munthe FC atas keberhasilan menjuarai Nusantara Futsal League (Linus) Kalimantan Selatan 2026. Foto: Media Center Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN – Munthe FC Kotabaru menutup perjalanan di Nusantara Futsal League (Linus) Kalimantan Selatan 2026 dengan status juara. 

Hasil imbang 4-4 menghadapi HM Academy Barito Kuala dalam pertandingan terakhir final four di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin, Minggu (09/08/2026) malam, cukup mengantarkan Munthe berdiri di posisi teratas.

Tambahan 1 poin membuat Munthe FC mengoleksi total 7 poin dari tiga pertandingan. Mereka mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Posisi kedua ditempati Garuda FC Kotabaru, sedangkan HM Academy berada di peringkat ketiga dan sama-sama mengoleksi 4 poin. 

Sementara Heluvi FC Banjarmasin harus puas di posisi keempat dengan 1 poin, setelah bermain imbang 5-5 melawan Garuda FC Kotabaru.

Gelar juara Munthe FC menjadi semakin menarik, karena Linus Kalsel 2026 menerapkan regulasi penggunaan pemain beridentitas Kalsel. Aturan ini membuka ruang lebih besar kepada pemain lokal untuk tampil dan membuktikan kemampuan.

“Alhamdulillah pelaksanaan Linus 2026 ini berjalan lancar dan sukses. Seluruh pertandingan berlangsung menarik, karena semua klub ngotot untuk mendapatkan kemenangan,” papar Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel, H Anwar Hadimi, Senin (10/08/2026).

"Ini juga keberhasilan dari klub-klub yang meyakini bahwa anak-anak mereka punya potensi dan kemampuan untuk bersaing,” tegasnya.

Sebagai juara Linus Kalsel 2026, Munthe FC berhak membawa nama Kalsel ke kompetisi tingkat nasional. Mereka dipastikan melakukan penyesuaian komposisi pemain, karena regulasi di level nasional tidak memperbolehkan pemain senior.

“Kami memakai dua pemain senior yang tidak bisa dimainkan di tingkat nasional. Tentunya kami akan menambah amunisi pemain muda," sahut sang owner Andy Munthe.

"Terlepas dari regulasi nasional, kami mengajak owner-owner klub dari kabupaten lain agar jangan takut bersaing. Dengan pemain lokal, kami dari Kotabaru pun bisa berbicara banyak,” tegasnya.

Selain meraih gelar juara, Munthe FC meraih sejumlah gelar individu. Wahyu Ramadhan dinobatkan sebagai best coach, sedangkan Muhammad Aidil Ramadhan menjadi best player. Adapun gelar top score menjadi milik Muhammad Fariz Asazali dari HM Academy.

Sementara dari kategori putri, Assalam Fata Banjarbaru akhirnya mengunci gelar juara. Mereka mengalahkan Queensha FC Kotabaru dengan skor 2-0 di pertandingan ketiga.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pembalasan Assalam Fata yang kalah dari Queensha FC di pertandingan pertama. Pencapaian ini menempatkan Sumarni sebagai pelatih terbaik.

Keberhasilan Assalam Fata juga mengantarkan Gusti Nabela Sofa sebagai pemain terbaik. Nabela juga meraih predikat top score bersama Ghina Alifatunnisa dari Queensha FC.