Tiga WNI Korban Kecelakaan Helikopter EastIndo Air Berhasil Diidentifikasi DVI Polda Kalsel

Tiga dari lima Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kecelakaan helikopter EastIndo Air di Tanah Bumbu (Tanbu), berhasil diidentifikasi Distater Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Kalimantan Selatan.

Sep 7, 2025 - 23:58
Sep 8, 2025 - 02:05
Tiga WNI Korban Kecelakaan Helikopter EastIndo Air Berhasil Diidentifikasi DVI Polda Kalsel
Petugas memasukkan peti berisi jenazah salah seorang WNA yang menjadi korban kecelakaan helikopter EastIndo Air untuk dipulangkan ke negara asal melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Minggu (07/09/2025). Foto: Antara

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Tiga dari lima Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kecelakaan helikopter EastIndo Air di Tanah Bumbu (Tanbu), berhasil diidentifikasi Distater Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Kalimantan Selatan.

Mereka adalah Iboy Irfan Rosa (43) dari Kuantan Singingi, Riau. Kemudian teknisi bernama Hendra Darmawan (37) dari Luwu, Sulawesi Selatan. Terakhir Yudi Febrian Rahman (57) yang beralamat di Pekanbaru, Riau.

"Identifikasi ketiga jenazah tersebut melalui rekam medis gigi dengan teknik superimposed,” ungkap Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes dr Muhammad El Yandiko, dikutip dari Antara, Minggu (07/09/2025) malam.

Berita Terkait:

Identifikasi Korban Kecelakaan Helikopter EastIndo di Tanbu, Tiga WNA Terungkap

31 Jam Berjuang, SAR Gabungan Merampungkan Evakuasi 8 Korban Kecelakaan Helikopter di Tanbu

Dengan demikian, sisa jasad (captain) Haryanto Tahir dari Batam, Kepulauan Riau, serta Andys Rissa Pasulu yang berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur, belum dapat diidentifikasi.

Selain diidentifikasi melalui rekam medis gigi, DVI Polda Kalsel akan melakukan identifikasi dengan menggunakan DNA untuk kedua jenazah tersebut.

"DNA seharusnya memiliki pemanding. Dapat dicocokkan dengan kedua orang tua atau anak. Adapun sampel DNA sudah diambil dan akan segera dilakukan pemeriksaan," pungkas Muhammad.